MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Diktiristek) melaksanakan pelatihan kepemimpinan yang bertujuan untuk mengembangkan universitas menjadi berkelas dunia. Acara tersebut berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar, dari tanggal 1 hingga 3 Oktober 2024. Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Adhoc World Class University dari Dewan Pendidikan Tinggi Ditjen Diktiristek, Prof. Akhmaloka PhD, memberikan apresiasi kepada Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah dan kepada 21 perguruan tinggi yang diwakili oleh para dekan atau perwakilan mereka. Ia mencatat dukungan yang signifikan dari pihak Unhas dalam menyelenggarakan pelatihan ini dan menghadirkan kontribusi dari peserta dari berbagai daerah, termasuk wilayah Jawa Tengah hingga bagian timur Indonesia. Sebelumnya, wilayah Jawa Barat dan Aceh telah menjalani pelatihan serupa beberapa bulan lalu di Jakarta. Prof. Akhmaloka menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi sebuah platform untuk diskusi strategis di antara para peserta. Narasumber yang diundang adalah mereka yang memiliki pengalaman luas dalam bidang manajemen dan tata kelola perguruan tinggi. Materi yang disampaikan menjadi fokus penting, karena menawarkan wawasan mendalam tentang bagaimana kepemimpinan yang baik dapat mengakselerasi pengembangan institusi pendidikan menuju standar internasional. Di sisi lain, Prof. Sumbangan Baja MPhil PhD, Sekretaris Universitas Hasanuddin, menuturkan bahwa pelatihan ini memberikan kesempatan berharga bagi para pemimpin Unhas untuk memperkuat potensi kepemimpinan mereka. Dalam konteks mendukung program World Class University (WCU), ia menekankan bahwa peran dekan sangat krusial dalam mempercepat peningkatan peringkat WCU, dimulai dari tingkat fakultas hingga program studi yang ada. Lebih lanjut, Prof. Sumbangan Baja menegaskan bahwa Universitas Hasanuddin memiliki lebih dari 200 program studi dan ia merasa optimis bahwa dengan dukungan yang tepat dari pimpinan fakultas, Unhas dapat terus memperbaiki posisinya di tingkat global. Saat ini, Ditjen Diktiristek berkomitmen untuk mendorong dan membina perguruan tinggi di Indonesia agar meningkatkan kualitasnya demi mencapai status universitas berkelas dunia. Para pemangku kepentingan menyadari bahwa fakultas adalah salah satu unit strategis di dalam perguruan tinggi yang memainkan peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen serta memperdalam pemahaman tentang kontribusi vital fakultas dalam perjalanan menuju status universitas berkelas dunia. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan wawasan dari narasumber mengenai strategi dalam tata kelola fakultas. Mereka juga akan berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang strategi peningkatan kualitas fakultas masing-masing. Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkrit dalam perjalanan universitas menuju standar global. ANTARA