JAMBI –
**Borneonews - Jambi**, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jambi telah mengumumkan bahwa realisasi belanja pemerintah pusat serta lembaga terkait di Provinsi Jambi telah mencapai angka Rp5,84 triliun per tanggal 31 Agustus 2024. Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Jambi, Burhani Ahmad Syamsi, menjelaskan bahwa realisasi belanja pusat pada tahun ini mengalami pertumbuhan yang signifikan, yakni 27,13 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2023. Dari total belanja yang direalisasikan, belanja pegawai tercatat mencapai Rp2,02 triliun dengan pagu sebesar Rp2,85 triliun, sehingga persentase realisasinya telah mencapai 71,12 persen. Sementara itu, untuk belanja barang, realisasinya tercatat sebesar Rp1,8 triliun dari total pagu Rp3,6 triliun, yang berarti sudah 49,71 persen sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Belanja modal juga menunjukkan angka yang menggembirakan, dengan realisasi mencapai Rp1,99 triliun dari pagu Rp3,5 triliun, atau 56,89 persen. Selain itu, belanja sosial di Provinsi Jambi mencapai Rp16,09 miliar dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp31,92 miliar. Dalam penjelasannya, Burhani menyatakan bahwa dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023, terdapat peningkatan pada keempat komponen belanja, termasuk belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, dan bantuan sosial. Dari keempat komponen tersebut, belanja modal mencatatkan peningkatan yang paling signifikan, yakni sebesar Rp849,35 miliar, atau setara dengan pertumbuhan 73,99 persen. Peningkatan ini dapat dikaitkan dengan pelaksanaan proyek di berbagai satuan kerja, seperti PUPR, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta Polri. Pembangunan jalan bebas hambatan yang terkait dengan proyek strategis nasional (*PSN*) seperti Jalan Tol Tempino-Bayung Lencir Seksi 3 serta realisasi jalan strategis (*PJN I* dan *PJN II*) menjadi salah satu faktor pendorong utama dari peningkatan belanja ini. Selain itu, proyek pembangunan museum, pemugaran Kawasan Cagar Budaya Nasional (*KCBN*) Muaro Jambi yang dikelola oleh Kemendikbud Ristek, serta pembangunan gedung layanan lalu lintas dan rumah negara Polri juga turut memberikan kontribusi terhadap realisasi belanja modal yang positif di Provinsi Jambi. ANTARA