JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Noor Achmad, mengungkapkan bahwa sebagian dana bantuan yang telah dihimpun oleh lembaganya akan dialokasikan untuk mendukung rekonstruksi di Palestina. Fokus alokasi tersebut mencakup pembangunan fasilitas umum beserta tempat ibadah. Achmad menegaskan pentingnya kolaborasi antara Baznas dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam upaya pemulihan tersebut. Rencananya, mereka berharap dapat membangun kembali Rumah Sakit Indonesia yang telah hancur, masjid, serta sekolah yang ada di wilayah terdampak. Hal ini disampaikan oleh Achmad dalam acara MUI Peace Award dan MUI Diplomacy Award yang berlangsung di Jakarta Pusat. Lebih lanjut Achmad menjelaskan bahwa kontribusi masyarakat Indonesia terhadap penggalangan dana bagi Palestina melalui Baznas sangat signifikan. Sejak dibukanya penggalangan dana pada bulan Oktober 2023, dana yang terkumpul telah melebihi target yang ditetapkan. Saat awal penggalangan, Baznas menargetkan pengumpulan sebesar Rp10 miliar, namun dalam waktu kurang dari sepuluh hari, dana yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp30 miliar. Saat ini, total dana yang telah dihimpun oleh Baznas mencapai Rp320 miliar, dengan sekitar Rp120 miliar sudah disalurkan. Achmad menyampaikan bahwa setelah berkomunikasi dengan mitra-mitra Baznas baik di dalam maupun luar negeri, dana bantuan yang terkumpul tidak akan disalurkan secara langsung seluruhnya. Sebagian dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas vital seperti sekolah, rumah sakit, dan rumah ibadah yang mengalami kerusakan parah di Palestina. Dia melanjutkan, Baznas terus melakukan koordinasi dengan mitra-mitra di Mesir serta di Indonesia, termasuk dengan Majelis Ulama Indonesia. Mereka menyarankan agar pencairan dana bantuan dilakukan secara bertahap, prioritaskan untuk keperluan rekonstruksi. Melalui langkah ini, Achmad menekankan komitmen bangsa Indonesia dalam memberikan bantuan kepada siapapun yang berada dalam krisis kemanusiaan tanpa terlibat dalam konflik bersenjata. ANTARA