**Borneonews - Tual, Maluku**, Pemerintah Kota Tual, Maluku, telah meluncurkan inisiatif baru yang bernama *Jumat Tanpa Nasi* sebagai salah satu langkah strategis untuk mengendalikan inflasi di daerah tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar mengurangi konsumsi nasi, dan sebagai alternatif, mereka diharapkan mengonsumsi umbi-umbian serta makanan khas lokal lainnya yang memiliki nilai gizi setara.
Penjabat Wali Kota Tual, Affandy Hasanusi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menerbitkan peraturan wali kota yang mengajak masyarakat untuk berkomitmen dalam mendukung program ini. Upaya ini dianggap penting karena berkontribusi terhadap pengendalian inflasi yang belakangan ini meningkat, terutama akibat kenaikan harga beras yang signifikan. Dengan pengurangan konsumsi nasi, diharapkan inflasi dapat ditekan dan masyarakat dapat beralih ke konsumsi yang lebih lokal.
Inisiatif *Jumat Tanpa Nasi* diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif dalam mengendalikan inflasi, tetapi juga memberikan dukungan yang nyata kepada para petani lokal. Hal ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah kota terhadap potensi kearifan lokal yang ada di Tual.
Selain itu, pemerintah kota juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka dengan menanam sayur-sayuran. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada bahan-bahan pangan yang sering mengalami kelangkaan, seperti cabai dan bawang. Meskipun tampak sepele, upaya ini diyakini memiliki dampak yang signifikan terhadap kestabilan harga pangan.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Kota Tual akan merasakan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari mereka, terutama dalam hal peningkatan kualitas hidup. Pemkot Tual berkomitmen untuk terus memantau perkembangan inflasi dan mengambil langkah-langkah strategis guna mendukung perekonomian lokal.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Tual mengumumkan bahwa inflasi di daerah tersebut menunjukkan tanda-tanda penurunan. Pada bulan September 2024, inflasi mengalami penurunan setelah tiga bulan berturut-turut mengalami fluktuasi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat inflasi tercatat menurun dari 2,42 persen pada bulan Juli, menjadi 1,64 persen pada Agustus, dan semakin menurun lagi menjadi 0,59 persen pada bulan September.
ANTARA
Pemkot Tual Luncurkan Program Jumat Tanpa Nasi untuk Kendalikan Inflasi
Bagikan:

AMBON –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Komentar (0)
Memuat komentar…







