PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Legislator dari Kalimantan Tengah, Tommy Irawan Diran, memberikan penegasan kepada masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap waspada terhadap berbagai provokasi yang mungkin muncul menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Ia menyatakan bahwa selama periode Pilkada, terdapat risiko tingginya penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah kesatuan antar masyarakat. "Selama masa pilkada ini, kita perlu waspada terhadap sejumlah provokasi yang bisa mengganggu persatuan di Kalimantan Tengah," ujar Tommy dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Palangka Raya. Dikatakannya, saat momen penting seperti Pilkada, banyak oknum yang berusaha menyebarkan isu tertentu dengan tujuan memicu ketegangan di antara warga. Keadaan masyarakat yang ceria menyambut pelaksanaan pesta demokrasi sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan. "Momen seperti ini sering digunakan oleh beberapa pihak untuk menyebarkan provokasi dan informasi yang tidak benar, yang berpotensi membuat masyarakat terpecah dan daerah kita terancam," tambahnya. Tommy juga menyerukan kepada seluruh warga untuk tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi, baik yang diperoleh melalui media sosial maupun dari mulut ke mulut dalam komunitas. Tindakan ini dianggap sebagai strategi yang tepat untuk melawan penyebaran isu-isu kontroversial yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat. "Masyarakat dapat memanfaatkan kepolisian dan penyelenggara pemilu sebagai tempat untuk mengonfirmasi informasi yang tampak mencurigakan," ucapnya. Anggota DPRD Kalteng ini juga menyoroti bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal yang sangat penting untuk dijaga bersama. Ia menjelaskan bahwa meskipun perbedaan dalam pilihan politik merupakan hal yang biasa dalam proses demokrasi, perbedaan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk memecah kesatuan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat dapat aktif berpartisipasi dalam Pilkada dengan pendekatan yang positif dan konstruktif. "Kita harus terus bersatu dan menjaga keharmonisan di tengah perbedaan yang ada. Pilkada adalah momen krusial dalam memilih pemimpin yang terbaik, tetapi kita tidak boleh terpecah belah karena provokasi yang tidak bertanggung jawab," tutup Tommy. ANTARA