**Borneonews - Jakarta**, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdul Hakim, telah mengajak mahasiswa dan masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Ajakan ini ditujukan melalui pemanfaatan aplikasi *Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat* (LAPOR!).
Aplikasi LAPOR! berfungsi sebagai saluran pengaduan yang terintegrasi, dirancang untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Menurut Abdul Hakim, melalui aplikasi ini, pemerintah berusaha untuk memfasilitasi para penyelenggara layanan publik dalam mengelola pengaduan secara efisien, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan demi meningkatkan pelayanan yang diberikan.
Hakim menjelaskan bahwa LAPOR! mengadopsi prinsip yang dikenal sebagai *no wrong door policy*. Ini berarti bahwa setiap pengaduan yang masuk akan diterima dan diproses, tanpa terhambat oleh kesalahan pengiriman pada instansi tertentu. Dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi secara nasional, bahkan pengaduan yang tidak sesuai instansi tidak akan terabaikan.
Saat ini, LAPOR! telah berhubungan dengan 679 instansi pemerintah yang mencakup 34 kementerian, 101 lembaga, serta 544 pemerintah daerah. Aplikasi ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2,1 juta laporan dari masyarakat, menunjukkan sejauh mana partisipasi publik dalam pelaporan.
Pada 27 Oktober 2020, LAPOR! ditetapkan sebagai aplikasi umum dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Penetapan ini memandatkan setiap penyelenggara layanan publik di Indonesia untuk terhubung dan menggunakan LAPOR! dalam pengelolaan pengaduan.
Abdul Hakim menegaskan bahwa keberhasilan program LAPOR! tidak akan tercapai tanpa dukungan dan keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, Kementerian PANRB berkolaborasi dengan empat instansi pusat serta seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan baik secara daring maupun luring, termasuk inisiatif *LAPOR! Goes To Campus*.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mewujudkan pemerintah yang lebih transparan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemda DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, menyoroti bahwa *LAPOR! Goes To Campus* adalah kegiatan penting yang memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Dengan latar belakang sebagai generasi inovatif, mahasiswa diharapkan untuk memanfaatkan teknologi seperti LAPOR! guna mendorong perubahan yang positif dalam masyarakat.
"Dengan keterlibatan aktif mahasiswa, mereka tidak hanya dapat memahami layanan publik yang lebih baik, tetapi juga berkesempatan untuk menjadi aktor utama dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif dan berintegritas, demi tercapainya masyarakat yang sejahtera, jelas Hari.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Sumber Daya Universitas Negeri Yogyakarta, Edi Purwanta, memberikan apresiasi terhadap inisiatif *LAPOR! Goes To Campus* yang berlangsung di kampus mereka. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk berkontribusi secara aktif dalam perbaikan layanan publik.
Dari sinilah, kami berharap mahasiswa berani melaporkan sehingga lembaga penyedia layanan publik dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat, pungkas Edi.
ANTARA
Mahasiswa Diajak Ikut Serta Tingkatkan Layanan Publik Melalui LAPOR!
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Bupati Kotim Prihatin Kebun Warga Terbakar dan Terancam Kehilangan Penghasilan
Kim Jong-un Kunjungi China Jelang Peringatan Perang Korea
Pemkab Kobar Dorong Untama Jadi PTN dan Buka Fakultas Kedokteran
Acara Pemakaman di Gereja Yordania Diserang, Tujuh Orang Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…






