JAKARTA –
**Borneonews - Alor, Nusa Tenggara Timur**, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalabahi yang terletak di Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada hari Kamis. Dalam kesempatan tersebut, beliau meninjau fasilitas pendidikan dan berinteraksi langsung dengan para siswa. Melalui pernyataan resmi yang diterima dari sekretariatnya di Jakarta, Presiden Widodo mengecek kualitas dari beberapa jurusan yang ditawarkan oleh sekolah tersebut, termasuk jurusan teknik komputer dan jaringan serta pelayaran niaga. Dalam peninjauannya, Presiden memberikan apresiasi kepada SMKN 1 Kalabahi yang telah berhasil mendidik generasi muda dengan metode yang interaktif. "Saya melihat bahwa siswa-siswi didorong untuk aktif. Misalnya, materi yang berkaitan dengan komputer dan jaringan diajarkan melalui metode praktis yang sangat baik. Sekolah ini juga memiliki ruangan praktik untuk jurusan pelayaran," ujarnya. Di sela-sela kunjungan, Presiden menekankan bahwa pemerintah siap mendukung SMKN 1 Kalabahi dalam upaya perbaikan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan. Setelah melakukan inspeksi, Presiden melanjutkan dengan dialog bersama para siswa di lapangan sekolah. Ia memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan ideologi Pancasila, yang merupakan dasar negara Indonesia. "Anak-anak yang saya cintai, ingatlah untuk terus belajar dengan giat dan bekerja keras agar kalian dapat mewujudkan impian kalian," tuturnya, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para siswa. Reaksi hangat datang dari Kepala SMKN 1 Kalabahi, Idalita Laure, yang mengungkapkan bahwa dirinya dan para siswa tidak menyangka akan mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Presiden Widodo. "Saya sangat terharu hingga meneteskan air mata saat mendengar tentang kunjungan Presiden Joko Widodo ke tempat ini. Meskipun Alor adalah daerah kecil yang mungkin sulit dikenali di peta, Presiden memilih untuk datang dan mengunjungi sekolah ini," katanya. Idalita juga mengekspresikan harapan bahwa kunjungan Presiden dapat memotivasi siswa dan pengajar di sekolahnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada. Dalam kunjungannya, Presiden Widodo didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pejabat Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, serta Kepala Dinas Alor yang baru menjabat, Zet Sony Tobing. ANTARA