MANADO –
**Borneonews - Manado**, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan wilayah Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud. Kerja sama ini dipandang penting untuk memperkuat pengawasan di area perbatasan Sulawesi Utara dengan Filipina. Kepala Karantina Sulut, I Wayan Kertanegara, dalam pernyataannya di Manado, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan ide terkait koordinasi dalam pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan. Salah satu fokus utama adalah pulau Miangas, yang berbatasan langsung dengan Filipina. Balai Karantina Sulawesi Utara berharap pemerintah daerah dapat bersinergi untuk menyiapkan Pos Pelayanan Karantina di Pulau Miangas. Usulan ini diterima dengan baik oleh Sekretaris Daerah. Lebih jauh, Karantina dan Pemkab Talaud juga berencana untuk meningkatkan pelatihan bagi petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal. Tujuannya adalah agar hasil pertanian dan perikanan dari Talaud-Miangas dapat memenuhi standar kualitas ekspor. Yohanis Kamagi, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, menekankan bahwa perhatian terhadap wilayah perbatasan adalah hal yang sangat penting. Ia menyatakan perlunya peningkatan di Pulau Miangas, khususnya dalam hal pengawasan, untuk mencegah adanya oknum yang memanfaatkan situasi tidak terkendali. Dikatakannya, pengawasan akan terus ditingkatkan agar masyarakat tidak mengalami kerugian. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi terkait. Dalam upaya memperkuat sinergitas pengawasan di perbatasan utara Indonesia, I Wayan Kertanegara didampingi oleh Ketua Tim Karantina Ikan, Steven Manoppo, berkoordinasi dengan Sekda Kepulauan Talaud, Yohanis Kamagi. Kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan efektivitas yang lebih tinggi dalam menjaga keamanan dan kesehatan di wilayah tersebut. ANTARA