MANADO –
**Borneonews - Manado**, Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya untuk mengutamakan pengembangan ekonomi hijau dan biru di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, yang dikenal sebagai Suluttenggomalut. Pemimpin BNI Wilayah 11 Suluttenggomalut, Lodewyck Pattihahuan, menyampaikan bahwa lembaganya akan mendukung sepenuhnya program prioritas nasional bernama Asta Cita, terutama yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi yang ramah lingkungan. Inisiatif ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan menjamin kemandirian bangsa dalam berbagai sektor strategis, termasuk energi, infrastruktur, dan kewirausahaan. Lodewyck juga menyatakan bahwa BNI berkomitmen dalam mendukung transformasi energi serta ekonomi hijau yang berkelanjutan di Sulawesi Utara. Ini akan dilakukan melalui berbagai program unggulan seperti *Smart City*, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dukungan terhadap inisiatif Asta Cita. Sebagai bagian dari upaya ini, BNI memperkenalkan gerakan Go Green. Salah satu langkah awal dalam program ini adalah memberikan tumbler ramah lingkungan kepada nasabah yang membuka rekening baru dan mengaktifkan aplikasi mobile terbaru, *wondr by BNI*. Melalui program ini, diharapkan dapat mengurangi penggunaan air kemasan plastik sekali pakai, yang berkontribusi signifikan terhadap akumulasi sampah plastik. Inisiatif ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen BNI untuk mewujudkan ekonomi berkelanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, BNI juga memanfaatkan momentum dari North Sulawesi Energy and Economic Forum (NSEEF) 2024. Forum ini menjadi platform penting bagi BNI untuk menciptakan sinergi yang kuat antara sektor perbankan, energi, dan pemerintah, sehingga dapat bersama-sama mencapai transformasi ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Utara. ANTARA