**Borneonews - Batam**, Pangkalan TNI AL (Lantamal IV) di Batam, Kepulauan Riau, meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespons kejadian-kegiatan yang terjadi di masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, yang menginstruksikan seluruh satuan TNI AL untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Komandan Satrol Lantamal IV Batam, Kolonel Laut (P) Tony Priyo Utomo, menegaskan bahwa lembaganya selalu siap mendukung keamanan masyarakat di daerah tersebut. Menurutnya, Lantamal IV telah mendirikan Pos Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Posal) di berbagai lokasi strategis di Kepulauan Riau dan dilengkapi dengan kapal patroli untuk meningkatkan kegiatan pengawasan.
Tony menjelaskan bahwa tim di Lantamal IV bersiaga selama 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat. Hal ini sangat penting, terutama saat memasuki akhir tahun ketika tinggi gelombang di perairan Kepri cenderung meningkat. "Kami siap selama 24 jam untuk menerima segala laporan yang datang dari masyarakat," imbuhnya.
Selain itu, Lantamal IV Batam juga menyediakan nomor khusus *call center* bagi masyarakat yang ingin melaporkan kejadian-kejadian penting di laut yang memerlukan pertolongan. Masyarakat dapat menghubungi nomor telepon 0821-707-784-496 untuk melaporkan kejadian yang perlu ditindaklanjuti.
Dalam upaya mengantisipasi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di wilayah Kepri, Lantamal IV Batam mengimbau kepada masyarakat untuk memastikan bahwa kapal-kapal mereka dilengkapi dengan alat keselamatan yang memadai. Hal ini mencakup penggunaan pelampung (*life vest*) yang sesuai dengan jumlah penumpang, tidak melebihi kapasitas muatan, serta memastikan peralatan navigasi yang cukup tersedia.
"Selalu perbarui ramalan cuaca dan gunakan aplikasi ramalan cuaca. Siapkan radio marine band untuk kebutuhan komunikasi saat darurat," kata Tony menambahkan.
Sebelumnya, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali memberikan apresiasi terhadap respons cepat yang dilakukan oleh Lantamal IV Batam. Pangkalan tersebut berhasil menangani dan mengevakuasi 12 anak buah kapal (ABK) dari kapal roro KMP Tandeman yang terbakar di dekat perairan Punggur, Kota Batam pada tanggal 2 Oktober.
Kasal menekankan kepada seluruh satuan TNI AL untuk selalu siap merespons situasi darurat di masyarakat, terutama yang membutuhkan bantuan dari unsur TNI AL baik dalam bentuk bantuan maupun personel. "Tindakan respons cepat ini adalah manifestasi dari peran dan pengabdian TNI AL yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar," tutupnya.
ANTARA
Lantamal IV Batam Siaga 24 Jam Hadapi Kejadian Darurat
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







