JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Presiden Republik Indonesia yang pernah menjabat dua periode, Jusuf Kalla, menyoroti pentingnya penguasaan teknologi sebagai elemen krusial dalam usaha menyelesaikan konflik yang berkepanjangan antara Palestina dan Israel. Dalam pembicaraannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa keberanian pejuang Palestina, terutama yang berada di Gaza, meskipun sangat mengesankan, tidaklah cukup untuk menghadapi kekuatan Israel yang menggunakan teknologi modern. Dalam acara MUI Peace Award dan MUI Diplomacy Award yang berlangsung di Jakarta Pusat, Jusuf Kalla menyatakan, "Keberanian para jihadis di Gaza saat ini sangat luar biasa. Namun, kita tidak dapat mengabaikan keunggulan teknologi yang dimiliki lawan." Ia menekankan bahwa tantangan yang dihadapi oleh negara-negara yang terjebak dalam konflik tidak hanya terbatas pada aspek kekuatan militer, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan menguasai dan memanfaatkan teknologi, yang berpengaruh secara langsung terhadap dinamika peperangan. Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa perang yang terjadi di era kini lebih bersifat *involves technology* dan menguasai jalur teknologi menjadi sangat penting. "Ke depan, tantangan bukan hanya dari pihak yang ingin menguasai, tetapi juga dari teknologi itu sendiri yang harus kita kuasai," tambahnya. Jusuf Kalla menggarisbawahi pentingnya memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina sekaligus menekankan bahwa usaha tersebut harus disertai dengan peningkatan kapasitas dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. Ia berpendapat bahwa tanpa komitmen yang kuat untuk menguasai teknologi, negara-negara Islam akan terus berisiko berada di bawah dominasi kekuatan asing yang memiliki keunggulan teknologi. "Jadi, dalam jangka panjang, selain menjaga keadilan baik di dalam negeri maupun di seluruh dunia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi bagian integral dari strategi kita ke depan," ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kemampuan dalam bidang teknologi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan ekonomi dan sistem pendidikan yang handal. Menurutnya, peningkatan kapasitas teknologi harus diimbangi dengan kemampuan ekonomi dan pendidikan yang memadai agar dapat mencapai perkembangan yang berkelanjutan. "Semua aspek ini saling terhubung; kemampuan ekonomi, pendidikan yang kuat, penguasaan teknologi, dan kemampuan dalam berperang adalah faktor-faktor penting yang akan mempengaruhi kesejahteraan bangsa dan menciptakan dunia yang lebih baik," tutup Jusuf Kalla. ANTARA