**Borneonews - Tulungagung, Jawa Timur** Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, secara resmi membuka Jembatan Kalidawir yang menghubungkan Desa Kalidawir dan Desa Karangtalun di Kabupaten Tulungagung pada hari Kamis. Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
Acara peresmian dilaksanakan melalui penandatanganan prasasti oleh Pj Gubernur dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno, serta pejabat daerah lainnya. Dalam sambutannya, Adhy menjelaskan bahwa jembatan tersebut rusak total akibat bencana banjir yang terjadi pada 15 Maret 2024. Akibat kejadian tersebut, pondasi di kedua sisi jembatan terguling, mengakibatkan struktur yang memiliki panjang 15 meter dan lebar 2 meter itu ambruk.
Untuk mengatasi putusnya akses antara kedua desa, Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun jembatan sementara. Jembatan sementara yang menelan panjang 27 meter dan lebar 3,15 meter ini menggunakan model *bailey*, yang dapat segera digunakan.
Adhy memberi apresiasi kepada Kepala Dinas PU Bina Marga yang cepat tanggap dalam menangani masalah infrastruktur. Ia menekankan bahwa ini adalah bagian dari komitmen Pemprov Jatim untuk bertindak cepat dalam menangani bencana. Pembangunan jembatan berlangsung dalam waktu kurang dari enam bulan, sangat cepat dan efektif, tutur Adhy.
Proses pembangunan jembatan ini berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, yaitu 50 hari, dimulai dari 11 Juni hingga 31 Juli 2024. Adhy juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut bermula dari usulan Bupati Tulungagung dan dilanjutkan dengan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Pemprov Jatim, dengan total dana mencapai Rp2,7 miliar.
Di akhir sambutannya, Adhy mengungkapkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pembangunan Jembatan Kalidawir. Kerja keras kita dan dukungan anggaran BTT memungkinkan semua ini terwujud lebih cepat, imbuhnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menjelaskan bahwa jembatan Kalidawir mengalami kerusakan parah saat musim hujan awal tahun 2024, yang menyebabkan jembatan miring. Akibatnya, masyarakat terpaksa mengambil jalur alternatif yang membuat perjalanan mereka lebih lama, hingga lebih dari 30 menit.
Heru menekankan pentingnya jembatan sebagai akses utama bagi petani dan pelajar di daerah tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim yang telah merespons cepat usulan perbaikan infrastruktur ini. Semoga dengan selesainya pembangunan jembatan, semua upaya ini bermanfaat bagi masyarakat Tulungagung, tutupnya.
ANTARA
Peresmian Jembatan Kalidawir di Tulungagung Pasca Banjir
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







