JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Noor Achmad, mengumumkan bahwa lembaganya akan mengalokasikan sebagian dana yang terkumpul untuk membantu rekonstruksi fasilitas publik di Palestina yang hancur akibat konflik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Achmad dalam acara penghargaan yang diadakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta pada hari Kamis. Dia menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan konsultasi dengan mitra-mitra Baznas baik dari dalam maupun luar negeri. " Kami meminta informasi dan saran dari mitra kami di Mesir dan Indonesia, termasuk MUI. Mereka merekomendasikan agar kami menyisihkan sebagian dana yang kami kumpulkan untuk proses rekonstruksi di masa depan, alih-alih mendistribusikan seluruh dana tersebut secara langsung," ujarnya. Achmad juga menyatakan bahwa Baznas berencana bekerja sama dengan MUI untuk merestorasi Rumah Sakit Indonesia di Palestina serta merenovasi masjid dan sekolah di wilayah tersebut. Dia menyoroti sumbangan signifikan dari masyarakat Indonesia terhadap dana bantuan untuk Palestina. Sejak Oktober 2023, total donasi yang terkumpul melalui Baznas telah jauh melampaui target awal yang ditetapkan oleh lembaga tersebut. "Dahulu, target jangka pendek kami adalah mengumpulkan Rp10 miliar (setara dengan US$646 ribu). Namun, kami berhasil menerima lebih dari Rp30 miliar (US$1,9 juta) dalam kurun waktu kurang dari sepuluh hari," tambahnya. Sampai saat ini, Baznas telah mengumpulkan total donasi sebesar Rp320 miliar (US$20,6 juta), dan dari jumlah tersebut, Rp120 miliar (US$7,7 juta) telah didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan di Palestina. Menurut Achmad, besarnya jumlah donasi ini menunjukkan komitmen nyata bangsa Indonesia untuk membantu mereka yang terkena dampak krisis kemanusiaan tanpa terlibat dalam konflik yang ada. ANTARA