**Borneonews - Bandarlampung**, Penjabat Gubernur Lampung, Samsudin, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga komoditas pangan yang berkontribusi terhadap inflasi di provinsi ini. Dalam keterangannya, ia menyatakan bahwa saat ini harga komoditas utama masih berada dalam kondisi yang relatif stabil, tanpa adanya lonjakan berarti yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.
Samsudin mengingatkan bahwa menjaga stabilitas harga adalah langkah krusial untuk mencegah inflasi bulanan mencapai tingkat tertinggi serta untuk memastikan perekonomian daerah tetap terjaga. Ia menggarisbawahi bahwa salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi adalah cabai, sehingga pemerintah harus terus memantau dan menjaga stabilitas harganya agar inflasi tetap terkendali. Saat ini, harga cabai dinilai stabil, dan upaya akan dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Ia menjelaskan, stabilitas harga di pasar saat ini disebabkan oleh ketersediaan barang yang mencukupi. Para pedagang pun diharapkan dapat berperan dalam menjaga daya beli masyarakat dengan tidak menaikkan harga di atas ambang batas yang wajar.
"Pemerintah akan terus memantau inflasi di wilayah Lampung melalui pengawasan pasar tradisional, serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Ini demi menjaga kestabilan harga bahan pokok dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tambahnya.
Menurut data dari pusat informasi harga pangan strategis nasional per tanggal 3 Oktober, harga pangan di Lampung menunjukkan kecenderungan stabil. Beberapa di antaranya adalah bawang merah yang dipatok pada harga Rp24.750 per kilogram, bawang putih di Rp38.650 per kilogram, dan beras kualitas bawah yang seharga Rp13.850 per kilogram.
Selanjutnya, harga beras medium kualitas I mencapai Rp14.650 per kilogram, sedangkan beras medium kualitas II dipasarkan seharga Rp14.500 per kilogram. Untuk beras kualitas super, harganya adalah Rp15.150 per kilogram. Adapun harga cabai merah besar adalah Rp38.400 per kilogram, cabai merah keriting Rp20.650 per kilogram, dan cabai rawit hijau sebesar Rp40.650 per kilogram.
Dalam hal produk segar, daging ayam ras dijual dengan harga Rp29.900 per kilogram, sementara daging sapi di angka Rp132.500 per kilogram. Selain itu, gula pasir lokal dijual seharga Rp17.600 per kilogram, minyak goreng curah Rp17.100 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerek Rp19.150 per kilogram, dan telur ayam ras segar seharga Rp26.200 per kilogram.
ANTARA
Upaya Gubernur Lampung Jaga Stabilitas Harga Pangan Agar Inflasi Terkendali
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







