**Borneonews - Jakarta Selatan**, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Administrasi Jakarta Selatan melaksanakan program sterilisasi terhadap hewan liar, khususnya kucing lokal, di Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengendalikan populasi kucing liar yang dapat menjadi masalah lingkungan dan kesehatan.
Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jaksel, Irawati Harry Artharini, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kucing yang dimiliki oleh warga, tetapi juga menyasar kucing liar di area tersebut. "Sterilisasi dilakukan untuk mencegah overpopulasi kucing," ujarnya di Jakarta.
Irawati menyebutkan bahwa sejauh ini, pihaknya telah berhasil melakukan sterilisasi terhadap 24 ekor kucing, yang terdiri dari 10 ekor betina dan 14 ekor jantan. Ia menekankan bahwa kucing yang disteril adalah kucing lokal, bukan kucing campuran atau ras tertentu. Proses ini dilakukan dengan persyaratan bahwa kucing harus berusia minimal delapan bulan, dalam keadaan sehat, dan tidak sedang dalam kondisi bunting atau menyusui. Selain itu, kucing juga perlu dipuasakan minimal selama delapan jam sebelum menjalani prosedur sterilisasi.
"Setelah ditangkap, kucing liar akan disteril dan dikembalikan ke lokasi asalnya," jelas Irawati mengenai proses yang dilakukan.
Lurah Pasar Manggis, Purwati, memberikan apresiasi terhadap upaya Sudin KPKP Jaksel dalam melaksanakan sterilisasi di wilayahnya. Menurut Purwati, populasi kucing di daerah ini tergolong cukup banyak, dan kegiatan ini baru dimulai di lingkungan Pasar Rumput.
Kegiatan sterilisasi ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti Dokter Hewan dari Vet Furries, Komunitas Jakarta Cat Lovers, dan Bunda Astrida Cat Room.
Dinas KPKP DKI Jakarta menargetkan untuk melakukan sterilisasi dan vaksinasi pada hewan tidak berpemilik guna menjaga kesehatan hewan di Jakarta. Hingga bulan Agustus 2024, Dinas KPKP DKI Jakarta telah berhasil melakukan sterilisasi sebanyak 53,3 persen dari total target sebanyak 9.300 ekor hewan. Selain itu, target vaksinasi rabies untuk tahun 2024 mencapai 46.267 ekor hewan penular rabies (HPR), dengan harapan Jakarta dapat menjadi kota yang bebas dari rabies.
ANTARA
Program Sterilisasi Kucing Liar untuk Kendalikan Populasi di Jakarta Selatan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelaku Penggelapan Pajak Rp1,1 Miliar Diserahkan ke Jaksa
Tinggalkan HP di Saku Motor, Warga Kapuas Kehilangan Ponsel di Kawasan Masjid Agung Al Mukarram
Marc Marquez Raih Pole Position MotoGP Australia 2026
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Komentar (0)
Memuat komentar…







