**Borneonews - Jakarta**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah mengeluarkan imbauan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertanding dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. KPU meminta para calon untuk lebih memfokuskan diri dalam menyampaikan gagasan, visi, dan misi mereka, alih-alih terjebak dalam elemen *gimik* selama debat.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta, Astri Megatari, menyampaikan bahwa penggunaan waktu yang efisien sangat penting. Ia menjelaskan, "Gestur atau *gimik* yang berlebihan hanya akan menghabiskan waktu. Dengan waktu yang terbatas, setiap jawaban hanya diberikan dua menit, sedangkan untuk tanggapan hanya satu menit."
Tidak hanya itu, Astri juga menyebutkan bahwa KPU DKI tidak akan menyediakan podium dalam arena debat. Sebagai alternatif, para calon akan disediakan panggung serta kursi yang dapat mereka gunakan saat sedang menunggu giliran berbicara. "Akan ada kursi di panggung yang dapat digunakan saat mereka tidak sedang menjawab atau mengajukan pertanyaan," ujarnya.
Astri menambahkan, penting bagi calon agar tidak menggunakan singkatan atau istilah-istilah yang tidak akrab bagi masyarakat luas saat berada di segmen tanya jawab. Jika terpaksa harus menggunakan istilah tersebut, maka perlu ada penjelasan agar publik dapat memahami konteksnya dengan baik.
Debat yang akan diadakan terdiri dari enam segmen. Pada segmen pertama, ketiga pasangan calon akan memaparkan visi dan misi mereka. Selanjutnya, segmen dua dan tiga akan diisi dengan pertanyaan yang diajukan oleh panelis kepada para pasangan calon. Pada segmen empat dan lima, calon akan berhadapan satu sama lain dalam sesi tanya jawab. Terakhir, di segmen enam, mereka akan memberikan pernyataan penutup.
Menyinggung mengenai aturan membawa catatan selama debat, Astri menyatakan bahwa pasangan calon diperbolehkan membawa catatan, asalkan tidak dalam bentuk buku.
Debat perdana untuk Pilkada Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2024 yang bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai pukul 19.00 WIB, dan akan dilangsungkan selama 150 menit. Tema untuk debat pertama kali ini akan mengangkat topik "Penguatan SDM dan Transformasi Jakarta menjadi Kota Global."
Sedangkan untuk debat tahap kedua, rencananya akan diselenggarakan pada 27 Oktober dan debat ketiga pada 17 November. Astri menjelaskan bahwa lokasi untuk debat kedua dan ketiga masih dalam proses penentuan, sementara lokasi untuk debat perdana telah ditetapkan.
ANTARA
KPU DKI Imbau Paslon Utamakan Gagasan dalam Debat Pilkada
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Salurkan Kredit Rp53 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Komentar (0)
Memuat komentar…







