**Borneonews - Tanjungpandan**, Tujuh distributor beras yang beroperasi di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah memasok total 255 ton beras. Langkah ini diambil untuk memperkuat stok beras dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Belitung, Hamzah, menegaskan bahwa pengadaan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan beras di tingkatan distributor. Dengan penambahan stok tersebut, diharapkan stabilitas harga beras dapat terjaga dengan baik.
Saat ini, Hamzah menyebutkan bahwa ada total 857,13 ton beras yang tersedia di tujuh distributor di daerah tersebut. Jumlah ini diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga bulan ke depan.
Pada pekan pertama bulan Oktober 2024, harga beras di Belitung juga dilaporkan stabil. Misalnya, beras cap Sawah dan beras cap Sendok (kategori medium) masing-masing dijual dengan harga Rp16 ribu per kilogram. Sementara itu, beras cap Permata yang merupakan jenis premium dibanderol dengan harga Rp17.400 per kilogram, dan beras dari SPHP Perum Bulog seharga Rp12 ribu per kilogram.
Selain beras, beberapa komoditas pangan lain seperti gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng juga tersedia dengan jumlah yang memadai. Stok gula pasir tercatat sebanyak 78 ton, tepung terigu 48 ton, minyak goreng 114,2 ton, dan tepung sagu 43 ton. Komoditas lain yang juga disediakan termasuk kacang kedelai sebanyak 47 ton, kacang tanah 15 ton, kacang hijau tiga ton, dan garam sedikit lebih dari tiga ton.
Namun, Hamzah memastikan akan dilakukan pengadaan secara berkala oleh distributor sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat. Ini menjadi jaminan bahwa tidak akan terjadi kekurangan pasokan.
Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu merasa khawatir, terlebih dalam situasi yang dapat memicu *panic buying*. Stok yang ada dipastikan cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan pangan masyarakat.
ANTARA
Stok Beras di Belitung Terjamin, 255 Ton Dikirim Distributor
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Investor Pasar Modal Kobar Tembus 32.800, Transaksi Saham Naik Jadi Rp20,16 Miliar
Edy Pratowo Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan dan Hindari Pembakaran Lahan
Bupati Seruyan Tekankan Ketahanan Pangan dan Harga Sembako Terjangkau
Ekonomi Palangka Raya Terganggu Akibat Karhutla Berkepanjangan
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Petani Rakumpit Gagal Panen Akibat Diserang Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







