JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta, Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, berharap kekalahan timnya dengan skor 0-1 melawan LOSC Lille pada laga Liga Champions (*UCL*) dapat dijadikan sebuah "peringatan besar". Harapannya, hal ini akan mendorong timnya untuk tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan mendatang.** Kekalahan yang terjadi di Stadion Pierre-Mauroy itu dipicu oleh sebuah penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Jonathan David, yang menjadi satu-satunya pencetak gol dalam pertandingan tersebut. Selain itu, penampilan impresif kiper Lille, Lucas Chevalier, juga berperan penting dengan berhasil menahan lima peluang emas yang diciptakan oleh El Real. Menurut Ancelotti, timnya tidak layak untuk meraih kemenangan pada pertandingan ini, mengingat banyak kesalahan individu yang terjadi di lapangan. Dalam evaluasinya, ia menyatakan, "Mudah-mudahan kekalahan ini juga bisa menjadi sebuah peringatan besar." Ia kemudian menambahkan, "Sulit untuk mengevaluasi pertandingan hari ini. Kami melakukan segalanya dengan salah: baik dalam penguasaan bola, transisi, maupun intensitas. Kami kalah dalam duel." Lebih lanjut, pelatih asal Italia ini menekankan bahwa ia tidak ingin mencari alasan di balik jadwal pertandingan yang padat yang harus dihadapi Los Blancos. Menurutnya, alasan seperti itu tidak dapat diterima. "Itu bukan alasan. Kami telah bermain berkali-kali dengan jadwal yang ketat, namun kesulitan ini seharusnya tidak menjadi pembenaran. Ini bukan malam yang baik bagi kami," tegas Ancelotti. Ia menutup pernyataannya dengan penekanan bahwa tim perlu berkembang, tidak peduli keadaan yang ada. Ancelotti menyatakan, "Tidak ada alasan, kami harus berkembang, dan itu saja." Sebelum jeda internasional, tim Madrid dijadwalkan untuk bertanding melawan Villarreal dalam lanjutan Liga Spanyol yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada hari Minggu, 6 Oktober, pukul 02.00 WIB. ANTARA