BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Barat, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menghadiri langsung pelaksanaan Pasar Penyimbang atau Pasar Murah yang digelar di halaman Masjid Al Istiqomah, Pangkalan Bun, Kamis, 3 Oktober 2024.
Sebanyak 250 ton beras dialokasikan untuk wilayah Kobar, yang nantinya akan dibagikan secara merata di setiap kecamatan. Harapannya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi situasi ekonomi yang semakin sulit.
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama yang kurang mampu," kata Sugianto Sabran.
Dalam pasar murah ini disiapkan paket sembako dengan nilai Rp 209 ribu rupiah per paket, disubsidi pemerintah sebesar Rp 189 ribu rupiah, sehingga nilai tebus masyarakat hanya sebesar Rp 20 ribu rupiah.
Program Pasar Murah ini merupakan upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan atau kurang mampu, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Gubernur Sugianto menyampaikan bahwa program pasar penyimbang telah berlangsung sejak tahun 2020 dan terus dilaksanakan setiap tahunnya.
"Pasar penyimbang ini ada hampir di semua wilayah di Kalimantan Tengah. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2020 dan merupakan salah satu bentuk perhatian kami kepada masyarakat yang membutuhkan," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, dalam kesempatan yang sama juga menekankan bahwa program pasar penyimbang ini selain untuk membantu masyarakat, juga bertujuan menekan laju inflasi di Kalimantan Tengah.
"Sebelumnya, angka inflasi di Kalimantan Tengah cukup tinggi, bahkan masuk urutan tiga besar se-Indonesia. Namun, berkat kerja keras kita bersama, inflasi berhasil ditekan dan saat ini kita berada di posisi empat besar dalam penanganan inflasi terbaik," ujar Rangga.
Rangga berharap, dengan adanya program-program seperti pasar murah ini, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga, sehingga perekonomian masyarakat Kalteng bisa kembali stabil.
"Mudah-mudahan inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat juga terjaga dengan baik," lanjutnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kobar, Budi Santosa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kobar. Ia berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata.
"Kami sebagai Pj Bupati Kobar mengucapkan terima kasih mewakili masyarakat Kobar. Program seperti ini sangat membantu kami dalam menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat," ujar Budi Santosa.
--page
"Apakah senang dengan program ini?" tanya Pj Bupati Budi Santosa kepada masyarakat yang hadir. Serempak masyarakat menjawab dengan senang dan antusias.
Selain menggelar pasar murah, Gubernur Sugianto Sabran juga memberikan santunan kepada ibu hamil dan janda, serta membagikan kaos bergambar dirinya dengan slogan "Tuntas Belajar Kalteng Berkah".
"Kaos ini sebagai kenang-kenangan, karena masa jabatan saya sebagai Gubernur akan segera berakhir. Insya Allah kita akan pakai kaos ini saat kegiatan jalan sehat di Pangkalan Bun beberapa bulan mendatang," pungkasnya. (DANANG)









