JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, terus berupaya untuk memperkuat transformasi digital dalam penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi pelaku usaha di wilayah tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, dalam pernyataannya pada hari Kamis. Sohilait menekankan bahwa tahun ini merupakan momen yang sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, efektif, dan efisien, terutama di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi global yang terus berkembang. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan pelayanan publik yang lebih kondusif guna meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah melalui *Pelayanan Terpadu Satu Pintu* (PTSP), yang dirancang untuk memberikan kemudahan, kepastian, serta kepuasan dalam pengurusan perizinan dan nonperizinan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses administratif dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. Lebih lanjut, Sohilait menjelaskan bahwa percepatan pelayanan berusaha juga menjadi salah satu fokus strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pemda memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif, baik bagi pelaku usaha lokal maupun luar daerah. Dalam upayanya untuk meningkatkan daya saing wilayah, PTSP dan percepatan pelayanan berusaha dibentuk sebagai dua pilar utama. Hal ini bertujuan untuk mempermudah dan memperlancar kegiatan usaha yang dijalankan oleh para pelaku usaha. Sohilait menambahkan bahwa evaluasi yang sedang dilakukan saat ini akan memberikan gambaran yang jelas mengenai pencapaian yang telah diraih, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah perbaikan yang perlu segera diimplementasikan untuk meningkatkan pelayanan publik ke depannya. Dengan demikian, Pemkot Jayapura berharap bisa mendorong kemajuan yang signifikan dalam kualitas layanan kepada masyarakat. ANTARA