JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Joko Noerhudha, mengungkapkan bahwa Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) yang terletak di Pelabuhan Benoa, Bali, memiliki potensi untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap pariwisata di Indonesia. Menurut Joko, penyelenggaraan acara *Sail to Indonesia Goes to BMTH* diharapkan dapat memberikan manfaat dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Joko menambahkan bahwa BMTH terdiri dari beberapa zona, salah satunya adalah zona marina. Dalam pengembangan BMTH, SPSL berencana untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk menghadirkan layanan di perairan serta fasilitas di darat, termasuk yacht club, restoran, dan stasiun layanan yacht yang telah memenuhi standar internasional. Sejarah mencatat bahwa untuk pertama kalinya, lebih dari 50 pelaut dari 11 negara telah berlabuh di Bali Maritime Tourism Hub yang berlokasi di Pelabuhan Benoa. BMTH sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dirancang untuk menjadi pusat pariwisata di Indonesia, khususnya sebagai destinasi yacht dan cruise. Diharapkan proyek ini dapat memberikan efek berganda bagi perkembangan sektor pariwisata tanah air. Acara *Sail to Indonesia Goes to BMTH* dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2024. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, berharap keberadaan BMTH mampu memperkuat konektivitas maritim dan logistik di tingkat nasional. Ia menekankan bahwa pemilihan lokasi BMTH untuk acara ini mencerminkan komitmen Pelindo dalam meningkatkan kemampuan maritim Indonesia sebagai *key global maritime hub*. Lebih lanjut, kegiatan ini juga memiliki tujuan ganda, yaitu mempromosikan daya tarik Bali sebagai tujuan wisata global dan menjadikannya sebagai pusat kegiatan maritim. Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno, mengungkapkan bahwa Bali memiliki kesempatan berharga untuk mempromosikan potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia. "Ini mendorong wisatawan dari luar negeri dan domestik untuk berkunjung serta membantu mempromosikan pariwisata Bali melalui berbagai platform media sosial dan saluran media lainnya," ujarnya. Selama tiga hari acara, berbagai kegiatan menarik akan digelar, termasuk Festival Makanan dan Budaya, pameran produk UMKM lokal, serta puncak acara yang akan dimeriahkan oleh Benoa Jazz & Culture Fest. Festival jazz ini dijadwalkan akan menampilkan penampilan musisi ternama Indonesia, seperti Adikara, Ghea Indrawari, Kunto Aji, Karimata Band yang berkolaborasi dengan Amelia Ong, serta Padi Reborn. Salah satu peserta dari Australia, Olivia, menyatakan bahwa acara ini sangat luar biasa. Ia merasa senang dengan berbagai kegiatan yang disediakan bagi para peserta. "Kami bisa menikmati pertunjukan seni dan budaya, kerajinan, serta pertunjukan musik lokal. Saya berharap dapat kembali ke BMTH tahun depan, pengalaman ini benar-benar mengesankan," tutupnya. ANTARA