BORNEONEWS, Kobar - Anita, Gadis 18 tahun, warga RT 01, Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengalami luka bakar di bagian leher akibat terjerat kabel listrik PLN yang putus di Jalan GM.Arsyad RT 16, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kobar. Kamis (18/8/2016).
Informasi yang berhasil dihimpun Borneonews, peristiwa tersebut bermula saat truk dengan bak tinggi melintas dijalan GM Arsyad atau tepat di kawasan Pasar Tembaga Indah, dikawasan tersebut terdapat satu jaringan kebel listrik dari tiang listrik ke rumah penduduk dalam posisi rendah dan ditopang menggunakan kayu.
Karena bak truk terlalu tinggi maka kernet truk mengangkat penopang kabel agar truk dapt lewat, setelah truk berhasil lewat, kernet mengembalikan pada posisi semula. Sialnya saat truk dibelakangnya yang bermuatan material akan lewat, tiang penopang kabel patah sehingga kabel listrik melorot serta terseret truk tersebut.
Sementara itu dari arah berlawanan muncul kendaraan yang dikendarai Anita, tanpa ampun kabel tersebut menjerat lehernya hingga Anita terjatuh. Akibat trrjerat kabel listrik tersebut Anita mengalami luka bakar pada bagian leher, sementara jilbab yang dikenakannya hangus, kondisi serupa terlihat pada tas Anita yang tampak gosong.
Mengetahui hal itu, warga segera memberikan pertolongan, Anita di larikan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin Untuk diberikan perawatan.
Menurut Nurdiansyah, untungnya saat kabel tersangkut truk, aliran listrik pada kabel tersebut tidak ada, hal ini disebabkan lampu PLN sedang padam. Walau begitu kabel tersebut masih terdapat arus listrik dan kabel dalam kondisi panas.
"Untungnya mati lampu, kalau posisi dalam keadaan hidup kita engga tahulah bagaimana nasib perempuan tadi," kata Nurdiansyah, Kamis (18/8/2016).
Nurdiansyah menyayangkan hal ini, menurutnya harusnya PLN bisa mengantisipasi kondisi kabel yang terlalu rendah. Sementara mobil truk yang melintas dalam kondisi penuh muatan dan bak truk yang tinggi sehingga rawan tersangkut. (KOKO SULISTYO/N).








