**Borneonews - Palu**, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah melakukan ekshumasi jenazah Bayu Adityawan, seorang tahanan dari Polresta Palu, sebagai bagian dari proses autopsi yang bertujuan untuk mengungkap penyebab kematiannya. Langkah ini diambil berdasarkan permintaan dari pihak keluarga, seperti yang diungkapkan oleh Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulteng, Kombes Pol Parajohan Simanjuntak, saat berada di lokasi penggalian makam di Kelurahan Duyu, Palu.
Proses ekshumasi ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap jenazah, terutama mengingat bahwa Bayu terlibat dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga. Kombes Pol Simanjuntak menjelaskan bahwa terdapat dua dokter forensik yang dilibatkan dalam autopsi ini, berasal dari Kabupaten Parigi Moutong. Kehadiran mereka diharapkan dapat memastikan netralitas dan independensi dalam proses pemeriksaan.
Setelah autopsi dilakukan, sampel dari jenazah akan dikirim ke laboratorium forensik di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk analisis lebih lanjut. Kombes Pol Simanjuntak menambahkan bahwa hasil dari pemeriksaan tersebut diperkirakan akan diperoleh dalam waktu sekitar 30 hari setelah proses ekshumasi.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga Bayu, Natsir Said, menyatakan bahwa mereka telah meminta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk turut serta dalam mengawasi proses ekshumasi ini. Menurutnya, langkah ekshumasi merupakan bagian penting dari upaya advokasi yang di lakukan oleh pihaknya dalam rangka memastikan penyebab pasti dari kematian kliennya.
Selain menunggu hasil dari proses ekshumasi, Natsir Said mengungkapkan bahwa mereka juga akan terus memantau perkembangan hukum terkait kematian Bayu, termasuk mengenai dua oknum polisi yang saat ini telah ditahan oleh Polda Sulteng, diduga terkait dengan penganiayaan terhadap Bayu. Ia berharap agar proses investigasi berjalan dengan independen, tanpa adanya intervensi pihak tertentu yang dapat mengaburkan fakta yang ada.
ANTARA
Ekshumasi Jenazah Tahanan Polresta Palu untuk Autopsi Kematian
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Komentar (0)
Memuat komentar…







