JAKARTA –
**Borneonews - Washington,** Amerika Serikat saat ini tengah mengadakan pembicaraan dengan Israel sehubungan dengan kemungkinan serangan ke fasilitas perminyakan Iran. Pembicaraan ini muncul sebagai respons terhadap peluncuran serangkaian serangan rudal oleh Iran pada awal pekan ini. Hal ini disampaikan oleh Presiden AS, Joe Biden, dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis. Biden menyebutkan, "Kami tengah mendiskusikan hal ini, dan saya pikir kemungkinan untuk melakukan serangan sangat kecil." Pernyataan ini dilontarkan saat ia ditanya mengenai dukungannya terhadap Israel dalam meluncurkan serangan ke pusat-pusat perminyakan Iran. Dalam kesempatan tersebut, Biden juga menegaskan bahwa tidak ada tindakan yang akan diambil pada hari itu terkait dengan rencana serangan dari pihak Israel terhadap Iran. Sebelumnya, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu, Biden menyatakan bahwa dia tidak mendukung serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran setelah insiden di mana Iran meluncurkan sejumlah besar rudal ke arah Israel pada hari Selasa. Rudal-rudal yang diluncurkan oleh Iran merupakan respons terhadap serangan yang mengakibatkan kematian beberapa tokoh penting, termasuk pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, serta komandan senior dari Korps Garda Revolusi Iran, Abbas Nilforoushan. Di sisi lain, militer Israel melaporkan bahwa Iran berhasil meluncurkan sekitar 180 rudal balistik, dengan sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel. Hal ini menunjukkan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan tersebut, di mana kedua belah pihak saling menunjuk sebagai respons terhadap provokasi yang terjadi. ANTARA