BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran berpesan kepada anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat Provinsi Kalteng, agar jangan merokok dan terlibat narkoba. Setidaknya, dua kali anggota Paskibra Kalteng diundang oleh Gubernur Sugianto Sabran. Pertama pada malam syukuran di Istana Isen Mulang, Rabu (17/8/2016) malam, dan keesokan harinya, Kamis (18/8/2016), di Aula Jayang Tingang dalam acara Tatap Muka dengan gubernur dan jajarannya.
Dalam kedua momen tersebut, Gubernur yang belum setahun menjabat ini berpesan dua hal, jangan merokok dan jangan coba-coba mendekati narkoba. Gubernur memperingatkan hal ini, karena saat ini narkoba menyerang generasi muda sebagai sasarannya.
“Mulai siswa SMP hingga SMA. Tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan sudah banyak yang kena. Saya pesan kepada adik-adik Paskibraka, agar hindari Narkoba dan jangan dekati minuman keras (Miras). Sebab Gubernur sudah tegas menyatakan Perang terhadap Narkoba,” kata Gubernur.
“Kedua, jangan sampai merokok. Sebab merokok ini tidak ada gunanya. Hanya menghabiskan duit saja. Mending ditabung dan untuk keperluan lainnya,” sambungnya.
Sugianto pun menceritakan panjang lebar mengenai dampak buruk Narkoba dan dampaknya dalam merusak generasi saat ini. Bahkan csejumlah contoh ia sampaikan dengan gamblang agar Paskibra yang menurut Sugianto adalah dicetak sebagai kader handal untuk mengabdi kepada bangsa tersebut, tidak mudah terjerumus.
“Banyak contoh di Kalteng ini yang terkena narkoba akhirnya kariernya hancur. Ada pengusaha hancur akibat narkoba, pejabat juga ada, bahkan juga bupati kena juga. Maka dari itu kalian harus hindari. Aparat pun harus tegas perangi narkoba,” ucapnya di Aula Jayang Tingang. (M. MUCHLAS ROZIKIN/N).








