**Borneonews - Bandung**, Wanoja Coffee memberikan kesempatan kerja kepada ibu-ibu di sekitar lokasi produksinya untuk terlibat dalam proses pengolahan biji kopi. Partisipasi mereka mencakup aktivitas penyortiran biji kopi secara manual yang sangat penting dalam menjaga kualitas produk.
Pemilik Wanoja Coffee, Satrea Amambi, mengungkapkan pentingnya proses ini. "Penyortiran manual atau *hand pick* adalah tahap akhir dalam pengolahan. Jika tidak dilakukan, jumlah biji kopi yang perlu diperbaiki akan meningkat. Mengingat kami fokus pada produk *specialty*, kualitasnya sangat dipengaruhi oleh proses ini," ujarnya.
Ibu-ibu yang berasal dari lingkungan kebun kopi Wanoja yang berlokasi di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditugaskan untuk memilah biji kopi berdasarkan ukuran. Proses penyortiran dilakukan dengan menggunakan alat seperti *density grinder* dan *size grinder*, sebelum akhirnya menuju tahap *quality control* dan distribusi.
Satrea juga mencatat bahwa banyak pekerja di fasilitas produksinya, ada yang telah berkontribusi selama satu tahun dan ada juga yang baru bergabung pada musim panen kali ini, dalam tiga hingga empat bulan terakhir. Para ibu-ibu yang terlibat dalam penyortiran telah dilatih sebelumnya mengenai teknik pemilihan biji kopi yang baik dan benar.
"Kami hanya memberikan arahan mengenai biji-biji yang perlu dipisahkan agar sesuai standar," jelasnya.
Persyaratan untuk bergabung dengan tim di Wanoja Coffee cukup sederhana, yaitu para calon pekerja harus berusia minimal 17 tahun. Dalam hal remunerasi, penyortir biji kopi diupah antara Rp75.000 hingga Rp115.000 per orang per hari, untuk delapan jam kerja. Selain itu, perusahaan juga memberikan imbalan ekstra jika para pekerja harus melakukan lembur.
Saat musim panen, Wanoja Coffee memperkerjakan sekitar 20 perempuan untuk membantu dalam seleksi biji kopi. Keterlibatan ini tidak hanya sebatas penyortiran saja. Para ibu-ibu juga dilibatkan dalam aktivitas lain, seperti pemetikan, proses pencucian, dan penjemuran biji kopi.
"Di luar kegiatan pengolahan, untuk pemetikan, kami sangat terbantu oleh kontribusi para ibu. Bahkan dalam perawatan kebun, banyak di antara mereka juga ikut terlibat," tutup Satrea.
ANTARA
Wanoja Coffee Libatkan Ibu-Ibu dalam Proses Pengolahan Biji Kopi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







