**Borneonews - Kupang**, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengambil langkah nyata dengan menerapkan kurikulum muatan lokal yang berfokus pada pangan lokal di 30 sekolah setempat. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan iklim dengan memanfaatkan kearifan lokal dalam sistem pendidikan.
Penjabat Bupati TTS, Seperius Edison Sipa, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan sarana untuk mendidik anak-anak, generasi muda masa kini, tentang pentingnya makanan lokal. Dalam pernyataannya, dia menekankan pentingnya menjaga agar pangan lokal tetap menjadi pilihan utama di tengah kecenderungan meningkatnya konsumsi beras di masyarakat.
Edison juga menyampaikan keprihatinannya mengenai kurangnya minat anak-anak dan masyarakat umum terhadap makanan tradisional seperti jagung dan ubi, yang seharusnya menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari. Saat ini, masyarakat lebih cenderung memilih beras, yang sering dianggap lebih berkualitas dibandingkan dengan pangan lokal lainnya.
Dalam menggambarkan langkah proaktif pemerintah, Edison menyatakan, Kami mulai berupaya memasukkan pengetahuan mengenai pangan lokal melalui pendidikan di sekolah-sekolah, sehingga anak-anak bisa memahami bahwa makanan lokal bukan hanya makanan sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai gizi yang sangat baik.
Dalam hal praktikalitas, dari total 30 sekolah yang terlibat, 20 di antaranya adalah sekolah dasar (SD), sementara 10 lainnya adalah sekolah menengah pertama (SMP). Proses pendampingan untuk implementasi kurikulum ini akan terus berlangsung oleh Pemerintah Kabupaten TTS hingga tahap diseminasi informasi kepada masyarakat lebih luas.
Edison menambahkan bahwa penerapan kurikulum muatan lokal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program makan siang gratis. Program tersebut merupakan bagian dari visi Presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, yang ingin meningkatkan gizi masyarakat melalui konsumsi pangan lokal.
ANTARA
Pendidikan Pangan Lokal Diterapkan di 30 Sekolah TTS untuk Ketahanan Gizi
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Perasaan Carrick Campur Aduk Usai MU Dibungkam Bournemouth
2 Gol Kylian Mbappe Menangkan Real Madrid 2-1 atas Barcelona
AC Milan Lanjutkan Catatan Tanpa Kalah Usai Menang 2-0 atas Udinese
573 Personel Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Telabang 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







