MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar sedang melaksanakan operasi pencarian terhadap lima awak Kapal Motor (KM) Bintang Tamalate yang hilang di perairan Takalar. Kawasan pencarian berada sekitar 22 mil dari Pulau Tanakeke, Sulawesi Selatan. Dalam pernyataannya, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa korban yang terdiri dari empat anak buah kapal (ABK) dan satu penumpang masih dalam pencarian. Kecelakaan maritim ini dilaporkan pada Kamis sore oleh anggota keluarga para korban, yang menginformasikan bahwa kapal tersebut berangkat dari Pulau Matalaan di Kabupaten Pangkep menuju Galesong Utara, tetapi belum tiba di tujuan. Berdasarkan laporan dari keluarga dan pemerintah setempat, KM Bintang Tamalate ditemukan di tengah laut dalam keadaan kosong, tidak ada seorang pun yang berada di kapal tersebut. Andi Sultan menambahkan bahwa kapal itu teridentifikasi berada di Perairan Tanakeke, tetapi tidak ada tanda-tanda keberadaan awak kapal. Menanggapi laporan yang diterima pada sore hari tersebut, tim Basarnas segera merespons dengan mengoordinasikan langkah-langkah penyelamatan bersama instansi terkait. Tim penyelamat Basarnas kemudian diberangkatkan ke lokasi kejadian menggunakan Kapal Negara (KN) 104 Kamajaya, dilengkapi dengan peralatan evakuasi yang memadai. Namun, operasi pencarian menghadapi tantangan cuaca yang kurang bersahabat. Ketinggian gelombang yang bervariasi antara 1 hingga 2 meter mempengaruhi jalannya pencarian, sehingga tim SAR gabungan memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada hari berikutnya. Andi Sultan juga mengonfirmasi bahwa empat dari lima orang yang dicari telah teridentifikasi. Mereka adalah Daeng Taba, Daeng Pole, Dandy, dan Zul. Namun, identitas satu korban lainnya masih belum diketahui. Basarnas berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan terkait perkembangan operasi pencarian. Masyarakat setempat juga berperan aktif dalam upaya penyelamatan bersama tim rescue dari Basarnas Makassar dan ABK KN Kamajaya. Andi Sultan meminta agar masyarakat tetap waspada dan melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban kepada pihak berwenang. Operasi pencarian ini diharapkan dapat menemukan semua orang yang hilang dan memberikan kejelasan bagi pihak keluarga. ANTARA