JAKARTA –
**Borneonews - Kabupaten Tegal**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia berkolaborasi dengan sektor swasta dalam meluncurkan Balai Ternak Baznas yang berlokasi di Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Peluncuran ini menandai balai ternak yang ke-38 dari total 43 titik yang ditargetkan dalam program Balai Ternak oleh Baznas RI. Pimpinan Baznas RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan menyatakan bahwa program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi bagi para peternak yang tergolong sebagai penerima zakat (*mustahik*), dengan harapan mereka dapat bertransformasi menjadi pemberi zakat (*muzaki*). Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan balai ternak ini. Dalam balai ternak tersebut, sekitar 20 peternak akan dilibatkan dengan total hewan ternak yang mencapai 210 ekor domba. Selain beternak domba, program ini juga mencakup berbagai inisiatif lain, termasuk pengembangan pupuk kompos padat cair, penerapan sistem pertanian terpadu, serta penggemukan ternak. "Diharapkan, program ini mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak," kata Achmad. Ia juga berharap bahwa Balai Ternak Baznas akan berkontribusi dalam memperkuat usaha ekonomi para peternak *mustahik* dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tegal. Pj Bupati Kabupaten Tegal, Agustyarsyah, mengapresiasi peluncuran balai ternak ini dan menganggapnya sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi peternak di wilayah tersebut. "Semoga kolaborasi antara Baznas, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, sehingga memberikan hasil yang optimal bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Tegal," ujarnya. ANTARA