**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, meminta pemerintah untuk lebih aktif dalam meningkatkan diplomasi demi menuntut penyelesaian konflik di Jalur Gaza serta pembebasan Palestina, yang hingga kini masih berada di bawah okupasi Israel. Permintaan ini datang di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurut Eddy, pimpinan MPR merasa prihatin dengan meningkatnya aksi saling serang di berbagai belahan dunia, terutama di Timur Tengah. Dia menegaskan bahwa situasi tersebut memerlukan upaya yang lebih besar untuk menghentikan serangan terhadap Gaza dan mengakhiri penjajahan terhadap Palestina. "Kita tidak boleh merasa lelah; perjuangan ini harus terus dilakukan di berbagai forum internasional," ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta pada hari Jumat.
Lebih lanjut, Eddy menyatakan bahwa tuntutan untuk membebaskan Palestina bukan hanya menjadi suara masyarakat di Indonesia, tetapi juga resonansi yang kuat di kalangan masyarakat internasional. Oleh karena itu, MPR berharap semangat untuk memperjuangkan pembebasan Palestina akan semakin meningkat di seluruh dunia.
Meski situasi antara Israel dan Palestina, serta negara-negara Timur Tengah lainnya, semakin mengkhawatirkan, Eddy menolak gagasan untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke daerah konflik. Ia menekankan pentingnya fokus pada upaya diplomatik, yang dianggap sebagai alat yang sangat efektif untuk mencapai tujuan. "Diplomasi bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan keinginan kita, dan agar dunia mengetahui bahwa penderitaan masyarakat Palestina adalah persoalan serius yang harus diperhatikan oleh masyarakat Indonesia," terangnya.
Dalam pidato perdananya pada Kamis, 3 Oktober, Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga meminta agar pemerintah memanfaatkan pengaruhnya untuk mencegah eskalasi konflik di Timur Tengah agar tidak semakin meluas. Saat ini, dia menekankan bahwa ketegangan di wilayah tersebut sedang meningkat dan bisa mengarah pada berbagai ancaman. Oleh karena itu, ia mendorong penggunaan berbagai forum seperti gerakan nonblok, G20, APEC, hingga OKI sebagai sarana untuk memperjuangkan solusi damai.
ANTARA
Pemerintah Diminta Proaktif, Tuntut Pembebasan Palestina melalui Diplomasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…







