BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepengurusan DPW PPP Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya menemui titik terang. Ini setelah SK DPP tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan Kalteng untuk masa bakti 2016-2021 telah turun. Dalam SK tersebut tertulis, jajaran Pengurus Harian adalah Awaludin Noor sebagai Ketua, Syamsul Hadi sebagai Sekretaris, dan Dian Megawati sebagai bendahara.
Penunjukan kepengurusan DPW ini tanpa melalui jalur musyawarah wilayah (Muswil). Mereka adalah kader PPP yang mendukung Muktamar Islah Pondok Gede pada beberapa bulan yang lalu yang menghasilkan Romahurmuzy atau Romy sebagai Ketua Umum, dan Asrul Sani sebagai Sekjen. Muktamar ini disebut-sebut 'yang direstui' karena terbukti dihadiri dan dibuka Presiden RI Joko Widodo dan ditutup Wapres RI Jusuf Kalla.
Awaludin ketika dikonfirmasi membenarkan DPP PPP sudah mengeluarkan SK untuk Kalteng. Terkait pemilihan tanpa Muswil ini, Awaludin mengatakan pelaksanaan Muswil tidak harus dilakukan lagi karena Kalteng sudah melakukan Muswil yang sesuai AD/ART beberapa waktu lalu sehingga hanya perlu rapat formatur.
"Muktamar tersebut dalam AD ART, di BAB Peralihan, pasal 83 menyatakan bahwa DPW PPP yang sudah pernah melaksanakan Muswil yang memenuhi AD/ART PPP tidak perlu lagi menggelar MUSWIL tetapi cukup hanya melaksanakan kembali rapat Formatur Diperluas," kata Awal.
Mantan Anggota Komisi A DPRD Kalteng ini lalu menjelaskan, DPW PPP Kalteng sudah pernah melaksanakan Muswil VII pada bulan Juni 2015 lalu dan dihadiri oleh 50% + 1 para utusan yang sah.
"Formatur Diperluas DPW PPP Kalteng pun sudah melaksanakan rapat formatur pada tanggal 14 Juli 2017 di Jakarta bersama sama Formatur dari unsur DPP PPP," lanjutnya.
"Atas keluarnya SK ini, Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan dan berharap dukungan semua pihak, baik internal PPP, pemerintah daerah serta pihak eksternal lainnya. Insya Allah kami akan segera berlari untuk melaksanakan konsolidasi organisasi dan bekerja bersama rakyat dalam rangka membangun Kalteng yang Berkah," pungkas Awal.
Untuk diketahui, pasca Muktamar Islah Pondok Gede pada beberapa bulan yang lalu menghasilkan M. Romahurmuzy sebagai Ketua Umum, dan Asrul Sani sebagai Sekjen serta Norhasanah eks Ketua DPW Kalteng sebagai salah satu Ketua di DPP PPP. (ROZIKIN/m)








