**Borneonews - Katingan**, Pemerintah Kabupaten Katingan, yang terletak di Kalimantan Tengah, sedang berkomitmen untuk memperkuat kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam upaya menangani isu stunting di daerah ini.
Sekretaris Daerah Katingan, Pransang, menyatakan bahwa penanggulangan stunting harus dilakukan secara sinergis. "Kami berupaya agar penanggulangan stunting di Kabupaten Katingan bisa menurunkan persentase stunting secara signifikan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045," ungkapnya saat ditemui di Kasongan, baru-baru ini.
Kolaborasi antar OPD sangat penting, termasuk pemetaan dan identifikasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan stunting. Hal ini membuat setiap OPD dapat melaksanakan intervensi yang tepat berdasarkan tugas dan fungsi yang diemban. Pransang juga menekankan bahwa pentingnya koordinasi lintas sektor tidak dapat diabaikan, yang mencakup pihak kementerian, provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, hingga desa.
"Tujuan dari koordinasi ini adalah untuk menciptakan pemaduan, sinkronisasi, dan sinergi dalam program-program serta kegiatan yang bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting dengan pendekatan yang komprehensif dan terpadu," lanjutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Katingan, yang diselenggarakan di Aula Dinas PUPR setempat. Pransang berharap bahwa pertemuan ini bisa menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk bersinergi dan berkomitmen terhadap program penurunan stunting demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang di Bumi Penyang Hinje Simpei.
Setelah acara, Sekda Katingan menyerahkan bantuan BKB (*Bina Keluarga Balita*) KIT Stunting secara simbolis kepada perwakilan dari 32 desa di Kabupaten Katingan. Beberapa kepala desa yang menerima bantuan tersebut antara lain Kepala Desa Tumbang Lahang, Kepala Desa Tarusan Danum, Kepala Desa Tewang Tampang, dan Kepala Desa Hampalam.
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan seimbang dan pola asuh yang baik bagi anak-anak. Pransang mengundang seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Katingan untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman tentang stunting.
"Demi mencapai keberhasilan program pemerintah, masyarakat perlu aktif dalam mendeteksi dini, melakukan antisipasi, serta penanganan mandiri terhadap stunting," tuturnya. Diharapkan dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini dapat berjalan optimal.
ANTARA
Pemkab Katingan Perkuat Kolaborasi untuk Atasi Stunting secara Efektif
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Menteri PKP Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Komentar (0)
Memuat komentar…







