JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Muhadjir Effendy, mengarahkan seluruh jajaran di kementeriannya untuk mempercepat penyerapan anggaran. Dalam sebuah Rapat Pimpinan Paripurna yang diselenggarakan di kantor Kemendes PDTT, Muhadjir menyatakan bahwa pemenuhan target penyerapan anggaran harus menjadi prioritas. Hal ini disampaikan dalam siaran pers yang diterima, yang menekankan pentingnya langkah cepat dalam penggunaan anggaran demi menggerakkan perekonomian nasional. Percepatan penyerapan anggaran ini diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, yang menegaskan peran krusial optimalisasi anggaran untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Selanjutnya, Muhadjir juga mengimbau kepada seluruh pejabat tinggi madya, pratama, dan fungsional di Kemendes PDTT agar tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik, meskipun ia mengakui ada kendala dalam memfokuskan waktu dan perhatian sepenuhnya kepada kementerian ini dikarenakan tanggung jawabnya sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Muhadjir kemudian meminta agar Unit Kerja Eselon (UKE) I melakukan analisis mendalam untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam penyerapan anggaran serta mencari solusi yang efektif untuk mengatasinya. Pada kesempatan sebelumnya, mantan Menteri Desa, Abdul Halim Iskandar, dalam rapat dengan Komisi V DPR yang berlangsung pada 21 Agustus 2024, menyampaikan bahwa realisasi anggaran Kemendes PDTT per 19 Agustus 2024 telah mencapai 52,05 persen, yang setara dengan Rp1.554.913.652.592. Ia menjelaskan bahwa angka tersebut masih di bawah Rencana Penarikan Dana (RPD) untuk tahun 2024 yang mencapai 58,37 persen. Lebih dalam mengenai rincian anggaran, Abdul Halim melaporkan bahwa belanja pegawai tercatat sebesar Rp197.964.386.357, belanja barang dan jasa sejumlah Rp1.345.466.873.621, dan belanja modal sebesar Rp11.482.382.614. Total pagu anggaran efektif yang ditetapkan untuk kementerian ini pada tahun 2024 mencapai Rp2.638.000.537.275. Selain itu, Abdul Halim juga mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan bulan dan tahun yang sama pada tahun sebelumnya, realisasi anggaran Kemendes PDTT per Agustus 2024 meningkat sebesar 2,63 persen. Dengan kata lain, realisasi pada tahun ini menunjukkan angka 52,05 persen, sementara pada Agustus 2023 hanya mencapai 49,42 persen. Halim juga mencatat, ia berkomitmen untuk meningkatkan serapan anggaran kementerian di tahun 2024 agar lebih baik dari tahun lalu yang mencapai 98,13 persen. ANTARA