**Borneonews - Surabaya**, Calon Gubernur Jawa Timur untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Khofifah Indar Parawansa, baru-baru ini mendapatkan dukungan dari sebuah kelompok perempuan yang dikenal dengan nama Pro Khofifah Emil atau Prokem. Hal ini disampaikan dalam acara deklarasi Prokem yang berlangsung di Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengucapkan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir, termasuk deklarasi terbaru dari Forum Bhindereh Nusantara (Forbhinu) yang berlangsung di Pondok Pesantren Syaichona Cholil di Bangkalan. Ia mengungkapkan bahwa dukungan dari Prokem memiliki arti penting bagi perjuangannya. Khofifah juga menambahkan bahwa kelompok perempuan memiliki peranan fundamental dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Khofifah menekankan bahwa Prokem, meskipun berlokasi di Surabaya, mewakili suara dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Mantan Menteri Sosial ini berharap semangat yang tumbuh dari deklarasi Prokem bisa menjadi modal kuat untuk meraih kemenangan signifikan dalam Pilkada yang akan datang.
"Saya mengajak kita semua untuk waspada dan berusaha keras, baik secara lahir maupun batin," ujarnya.
Sementara itu, Susmiati Rahmawati, Ketua Prokem, menjelaskan bahwa dukungan yang diberikan merupakan ungkapan tulus dari hati. Ia menegaskan bahwa pendirian Prokem bukanlah untuk kepentingan politik, melainkan sebagai wujud kepedulian dan komitmen untuk membantu Khofifah dan Emil meraih kemenangan.
"Dukungan ini kami berikan karena selama menjabat sebagai Gubernur, beliau telah banyak membantu memajukan ekonomi rakyat kecil, terutama para perempuan. Banyak program yang memperhatikan keluhan serta kebutuhan mereka," kata Rahmawati.
Dalam waktu singkat, Prokem telah menghimpun sekitar 1.000 anggota dan Rahmawati optimistis jumlah tersebut dapat bertambah hingga 30 ribu anggota dalam dua bulan ke depan.
Pilkada Jawa Timur 2024 akan mempertandingkan tiga pasangan calon. Di antaranya, Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dengan nomor urut 1, kemudian Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di nomor urut 2, dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dengan nomor urut 3. Masa kampanye berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.
Proses pemungutan suara untuk Pilkada dijadwalkan pada 27 November, diikuti dengan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil yang akan berlangsung dari 27 November hingga 16 Desember 2024.
ANTARA
Dukungan Prokem untuk Khofifah di Pilkada Jatim 2024 Meningkat
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Komentar (0)
Memuat komentar…







