SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Forum Bhindereh Nusantara (Forbhinu) mengungkapkan komitmennya untuk meraih kemenangan bagi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, di Madura dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2024. Ketua Forbhinu, Mudabbir Mashudi, menegaskan bahwa organisasi yang diisi oleh para tokoh muda di Madura ini telah sepakat untuk bersatu dalam mendukung Khofifah dan Emil agar dapat melanjutkan kepemimpinan mereka untuk periode kedua. "Alhamdulillah, kami satu hati agar Ibu Khofifah dan Pak Emil dapat melanjutkan pemerintahan," ujarnya saat memberikan pernyataan di Surabaya. Forbhinu bertekad untuk bekerja keras, baik secara fisik maupun mental. Mereka menyatakan akan melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk Tim Pemenangan Khofifah-Emil yang tersebar di berbagai tingkatan, mulai dari provinsi hingga dusun. "Kami bertujuan untuk mencapai kemenangan signifikan di Madura," tutur Mudabbir. Sebagai bagian dari deklarasi dukungan tersebut, acara yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Syaichona Cholil di Demangan, Bangkalan, juga diwarnai dengan peluncuran lagu berjudul *Ngireng Haji Her Mile Khofifah*. Lagu ini diciptakan khusus untuk menggerakkan dukungan masyarakat Madura dalam pemilihan mendatang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. Khofifah Indar Parawansa, calon gubernur dengan nomor urut 2, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh keluarga besar Syaichona Cholil dan masyarakat Madura, khususnya kepada Haji Her dan Forbhinu. "Semangat dari semua panjenengan sangat luar biasa. Kita harap ini bukan hanya pertemuan tetapi juga sebagai bentuk penyatuan gerakan. Jika kita bergerak bersamaan, langkah kita akan semakin terarah dan terukur untuk meraih kemenangan Khofifah-Emil di Pilkada yang akan datang," jelasnya. Khofifah juga menegaskan bahwa selama periode pertamanya, banyak perkembangan infrastruktur yang telah dilakukan di Madura, salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Jangkar. Meski pelabuhan tersebut terletak di Situbondo, operasionalnya dimaksudkan untuk mempermudah akses masyarakat di Madura Kepulauan. Tidak hanya itu, ia menambahkan bahwa dermaga di Pelabuhan Dungkek juga telah dibangun untuk memenuhi kebutuhan transportasi hewan ternak antara Sumenep dan Sumenep Kepulauan. Sebelumnya, proses pengangkutan ternak tersebut harus melibatkan cara yang lebih sulit, yakni dengan mendorong ternak ke laut agar bisa berenang. "Kami juga telah membangun dermaga di Gili Iyang, sebuah tempat di mana kualitas oksigen termasuk yang terbaik di dunia. Dunia hanya memiliki dua lokasi dengan kualitas serupa, lainnya terdapat di Yordania. Kami juga telah menyelesaikan proyek pembangunan pelabuhan di Masalembu," katanya. Banyak pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan di daerah kepulauan Madura. Namun, karena lokasinya yang terpencil, hasil dari pembangunan tersebut sering kali kurang terpublikasi. "Meskipun sebagian besar tidak terliput, percayalah, Khofifah dan Emil memiliki komitmen kuat untuk memajukan masyarakat Madura. Itulah alasan di balik adanya *nawa bhakti satya*, sembilan program yang kami rancang demi memperbaiki kondisi warga Jawa Timur," pungkasnya. Pilkada Jawa Timur 2024 akan menyaksikan tiga pasangan calon, yaitu Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dengan nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dengan nomor urut 2, serta Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dengan nomor urut 3. Kampanye pilkada dijadwalkan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Sementara itu, pemungutan suara akan berlangsung pada 27 November, diikuti dengan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil yang dimulai pada tanggal yang sama dan berlangsung hingga 16 Desember 2024. ANTARA