JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Felix Wanggai, menyatakan bahwa situasi keamanan di provinsi tersebut saat ini berangsur stabil setelah terjadinya konflik antara warga di Kabupaten Nduga dan Lanny Jaya. Ia merujuk pada upaya-upaya yang dilakukan untuk memulihkan keadaan dan memastikan ketertiban masyarakat. Wanggai mengungkapkan bahwa salah satu strategi dalam menyelesaikan konflik ini adalah dengan memperkuat koordinasi antar berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, tokoh adat, masyarakat setempat, serta pejabat bupati. Dalam siaran pers yang disampaikannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani permasalahan tersebut. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah telah sepakat untuk memberikan kompensasi bagi warga yang mengalami kerugian akibat pertikaian yang terjadi. Penjabat Gubernur menegaskan bahwa bantuan ini akan disesuaikan dengan kemampuan pemerintah dan akan terus dilanjutkan dengan pendataan yang akurat. Wanggai juga mencatat bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi agar insiden serupa tidak terulang, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang akan datang. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di tanah Papua, serta melakukan langkah-langkah perbaikan untuk masa depan. Sementara itu, Penjabat Bupati Nduga, Elai Giban, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi konflik. Ia juga berencana menggelar rapat dengan sejumlah kabupaten terkait untuk membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Giban mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengambil sikap guna meredakan ketegangan di daerah tersebut. Perlu diketahui, bentrokan yang terjadi sebelumnya dipicu oleh perselisihan antara pasangan suami istri yang berasal dari dua suku, yakni Lanny Jaya dan Nduga, yang berlangsung sejak Sabtu, 28 September. ANTARA