**Borneonews - Nusa Dua, Bali**, Direktur Jenderal Industri Agro di Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, mengungkapkan bahwa keputusan mengenai perpanjangan insentif untuk industri *Kendaraan Listrik Berbasis Baterai* (KBLBB) akan ditentukan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Penegasan ini disampaikan oleh Putu dalam acara Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2024, yang berlangsung di Nusa Dua, Bali.
Dalam pernyataannya, Putu menyebutkan bahwa saat ini pemerintahan sedang membahas kelanjutan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2024. Ia mencatat bahwa selain insentif *Pajak Pertambahan Nilai* (PPN) yang Ditanggung Pemerintah (DTP), terdapat berbagai skema lainnya yang dapat diterapkan untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
Putu menambahkan bahwa pembahasan mengenai insentif untuk sepeda motor listrik dalam bentuk bantuan pembelian juga sedang dilakukan. Dia menggarisbawahi bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk mendorong masyarakat agar beralih ke kendaraan listrik, yang merupakan bagian dari transisi dari penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.
Melalui PMK Nomor 8 Tahun 2024, pemerintah memberikan insentif PPN DTP sebesar 10 persen dari harga jual untuk penyerahan mobil listrik tertentu yang memenuhi syarat nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Besaran insentif yang sama juga diterapkan pada bus listrik dengan kriteria TKDN yang setara. Untuk bus listrik yang memiliki TKDN antara 20 persen sampai 40 persen, pemerintah memberikan insentif PPN DTP sebesar 5 persen dari harga jual.
Jangka waktu ketentuan insentif PPN DTP sebagaimana diatur dalam PMK tersebut diperuntukkan bagi masa pajak dari Januari hingga Desember 2024. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan kendaraan listrik demi mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
ANTARA
Keputusan Perpanjangan Insentif Kendaraan Listrik oleh Pemerintah Prabowo-Gibran
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







