BOGOR –
**Borneonews - Depok**, Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih prestasi yang sangat membanggakan dengan mengukuhkan diri sebagai juara umum dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan *Gemastik*, untuk yang kesembilan kalinya. Keberhasilan ini diumumkan setelah UI berhasil mengumpulkan empat medali emas, empat medali perak, satu medali perunggu, serta dua penghargaan juara harapan pada kompetisi yang berlangsung. Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UI, Prof. Dr. Petrus Mursanto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian ini. Menurutnya, hasil ini menegaskan bahwa mahasiswa Fasilkom UI tidak hanya memiliki keunggulan dalam aspek teori, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensi yang mumpuni di tingkat nasional. Pencapaian ini menjadi momen penting dalam 17 edisi *Gemastik* yang telah dilaksanakan. UI berharap prestasi ini dapat menjadi pendorong bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi di Indonesia. Muhammad Hafizhuddin Hilman, S.Kom., M.Kom., Ph.D., yang menjabat sebagai Manajer Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Fasilkom UI, juga menambahkan bahwa *Gemastik* merupakan platform yang sangat tepat bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas serta keterampilan yang dimiliki. Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berinovasi dan aktif berpartisipasi di dalam kompetisi yang akan datang. Dalam kategori Pemrograman, tim yang mengusung nama "sqrt(9)GAG" yang terdiri dari Arvin, Mahartha Gemilang, dan Muflih Naufal Maxi, berhasil meraih juara pertama. Sementara itu, tim "Steven x steven" meraih posisi kedua, kedua tim ini onderdil di bawah bimbingan Denny, Ph.D. Dalam kategori Penambangan Data, tim bertajuk "Three Outliers" yang dibimbing oleh Dr. Eng. Laksmita Rahadianti, sukses meraih penghargaan. Selain itu, tim UI juga berjaya di berbagai kategori lainnya seperti Pengembangan Perangkat Lunak, Pengembangan Aplikasi Permainan, dan Pengembangan Bisnis TIK, menunjukkan keberagaman kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa. Salah satu anggota tim, Arvin, berbagi pengalamannya terkait pempersiapannya di tengah jadwal yang sangat padat. Ia menceritakan bahwa ia harus melakukan perjalanan ke Kazakhstan untuk mengikuti ICPC World Final dan baru kembali satu hari sebelum *Gemastik* berlangsung. Keterlibatan anggota tim lainnya juga harus dilakukan dengan bijak mengingat mereka harus membagi waktu antara kuliah, magang, dan persiapan menghadapi kompetisi. Arvin mengungkapkan bahwa mereka berhasil mengatasi segala tantangan yang ada melalui kerja sama yang solid. Timnya berhasil mengembangkan program pemecahan masalah menggunakan kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) yang efisien dalam hal pemanfaatan *runtime* dan memori, yang tentunya menjadi nilai tambah tersendiri. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan komitmen UI dalam mendukung perkembangan inovasi di bidang teknologi informasi. Sebagai bentuk dukungan, UI memberikan insentif berupa dana pembinaan serta kredit semester (SKS) bagi mahasiswa yang memiliki prestasi aktif. Kompetisi *Gemastik* ini dilaksanakan pada 22-26 September di Universitas Negeri Semarang, menjadi ajang prestisius bagi mahasiswa Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. ANTARA