BATAM –
**Borneonews - Batam**, Pemerintah Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, sedang berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui program yang dikenal dengan sebutan Integrasi Layanan Primer (*ILP*). Inisiatif ini merupakan salah satu langkah penting dalam rangka transformasi layanan kesehatan primer yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, pada hari Jumat yang lalu, menyampaikan bahwa program ILP adalah salah satu dari enam fokus transformasi kesehatan yang menjadi prioritas bagi pemerintah pusat. “Dengan adanya ILP, kami bertekad untuk memperkuat upaya pencegahan dan promosi kesehatan yang lebih menyeluruh, berlandaskan siklus kehidupan manusia,” ujarnya. Lebih lanjut, Jefridin menjelaskan bahwa transformasi ini akan terwujud melalui peningkatan layanan kesehatan, yang akan lebih fokus pada kegiatan promosi kesehatan dan tindakan pencegahan penyakit. Ini mencakup aspek seperti deteksi dini, imunisasi, serta pengelolaan pelayanan kesehatan yang disediakan oleh puskesmas dan posyandu di seluruh wilayah Batam. Dia menambahkan, sebelum pelaksanaan program ini, seluruh puskesmas di Batam telah melaksanakan sosialisasi tentang ILP kepada berbagai elemen di masyarakat, termasuk kelurahan dan kecamatan. Proses tersebut melibatkan kepentingan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang relevan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta mitra dalam pembangunan kesehatan. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali dukungan dan komitmen dari semua pihak terkait, agar program ILP dapat diimplementasikan dengan baik,” kata Jefridin. Ia juga menekankan bahwa sosialisasi ILP merupakan cermin dari komitmen Dinas Kesehatan untuk terus mengembangkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan tuntutan untuk memperbaiki seluruh aspek layanan kesehatan yang ada. Selanjutnya, Jefridin menekankan pentingnya pemahaman yang baik mengenai kesehatan di kalangan masyarakat. “Kesehatan adalah tanggung jawab yang diamanahkan oleh undang-undang, dan kita harus memastikan agar layanan kesehatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” tegasnya. ANTARA