**Borneonews - Serang**, Sejumlah mahasiswa yang merupakan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar aksi untuk menuntut pemerintah provinsi agar lebih serius dalam mengatasi permasalahan pendidikan dan pengangguran. Aksi ini dilaksanakan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-24 Provinsi Banten.
Dalam pernyataan mereka, para mahasiswa menyampaikan bahwa meski sudah 24 tahun Provinsi Banten berdiri, tantangan yang dihadapi masih berkaitan dengan isu-isu yang sama dan menunjukkan kurangnya kemajuan dalam penanganannya.
Sekretaris Umum HMI Cabang UIN SMH Serang Banten, Hafiz Nur Arifin, menyampaikan aspirasinya saat melakukan orasi di depan Gedung DPRD Provinsi Banten. Ia menyebutkan bahwa permasalahan mendasar seperti pendidikan yang tidak merata, tingginya angka pengangguran, kemiskinan, dan layanan kesehatan tetap belum mendapatkan perhatian yang memadai dari pemerintah.
Pemprov Banten harus menunjukkan keseriusan dalam menangani isu mendesak seperti pengangguran, pendidikan, serta pembangunan yang sampai saat ini masih belum merata, ujar Hafiz.
Ia juga menambahkan bahwa ketidakseriusan pemerintah provinsi dalam mengatasi masalah ini terlihat dari perbandingan yang tidak seimbang antara jumlah perusahaan industri dan lapangan kerja yang tersedia.
Saat ini, tercatat bahwa hanya sekitar 2.515 perusahaan yang beroperasi di Banten, sementara masih terdapat 424.690 warga yang terdaftar sebagai pengangguran per Februari 2024.
Lebih lanjut, Hafiz menekankan bahwa meski Banten memiliki infrastruktur penting seperti bandara internasional dan pelabuhan terbesar, kehadiran fasilitas-fasilitas tersebut belum memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan perekonomian daerah.
Ia menilai, dalam usianya yang mencapai 24 tahun, Provinsi Banten belum dapat mencerminkan karakteristik daerah yang unggul, maju, dan sejahtera. Oleh sebab itu, mereka mendesak Pemprov Banten untuk segera melakukan percepatan kegiatan ekonomi yang dapat memberdayakan masyarakat, baik dari sektor mikro maupun makro. Ini penting agar Provinsi Banten memiliki kepastian ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tegasnya.
Di sisi lain, pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Banten beserta DPRD Provinsi Banten menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan daerah dalam rangka rapat paripurna istimewa yang diadakan bertepatan dengan peringatan HUT ke-24 Provinsi Banten.
ANTARA
Mahasiswa Banten Desak Pemerintah Atasi Pengangguran dan Pendidikan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







