MATARAM –
**Borneonews - Mataram**, PT PLN (Persero) mengumumkan bahwa Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi satu-satunya sirkuit yang sepenuhnya didukung oleh sistem *grid*. Sistem ini merupakan inovasi yang berbeda dari banyak sirkuit lain yang umumnya masih bergantung pada generator set (genset) sebagai sumber tenaga listrik utama. Menurut General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, saat acara MotoGP Mandalika 2024 nanti, penggunaan sistem kelistrikan berbasis *grid* akan menjadi andalan, sementara genset hanya akan dioperasikan dalam keadaan darurat. Ini menunjukkan bahwa PLN merencanakan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi para pengunjung acara tersebut. Keberadaan sistem *grid* ini tidak hanya berfungsi untuk memastikan kelangsungan pasokan listrik selama acara, tetapi juga bertujuan untuk mengurangi jejak karbon yang dihasilkan. Dengan mengandalkan sumber energi terbarukan dan tidak berfokus pada genset berbahan bakar fosil, emisi karbon yang biasanya terjadi akibat pembakaran bahan bakar akan diminimalisir. Langkah ini sejalan dengan inisiatif global yang menekankan pada pengurangan dampak perubahan iklim. Sirkuit Mandalika, yang dikelola oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), telah berhasil mendapatkan sertifikasi *Renewable Energy Certificate (REC)*. Ini membuktikan bahwa listrik yang digunakan dalam kawasan tersebut berasal dari sumber energi terbarukan yang terjamin kualitasnya, sekaligus memberikan pengakuan internasional terhadap kontribusi kawasan dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan. Sudjarwo juga menekankan bahwa keberhasilan PLN dalam menjaga kestabilan pasokan listrik selama MotoGP Mandalika merupakan hasil dari kerja keras serta persiapan yang matang. Ia merasa bangga dapat berkontribusi dalam inisiatif pengurangan emisi karbon, di mana penerapan sistem *grid* di Sirkuit Mandalika menjadi salah satu langkah yang signifikan bagi PLN dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih. Sistem kelistrikan di Lombok memiliki kapasitas daya sebesar 395 MW, dan PLN telah menyiapkan cadangan daya untuk memenuhi kebutuhan listrik selama pergelaran internasional ini. Puncak beban kelistrikan tercatat sebesar 2.786 kVA, di mana PLN memastikan tidak adanya gangguan listrik di seluruh venue, termasuk kawasan VVIP dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, juga menegaskan akan pentingnya inovasi kelistrikan seperti sistem *grid* dan layanan Zero Down Time (ZDT) dalam mendukung besar acara seperti MotoGP. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan semua aspek, mulai dari pasokan listrik, infrastruktur, hingga penempatan personel yang siap siaga 24 jam. Keandalan penyediaan tenaga listrik menjadi prioritas utama, dengan tetap sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi emisi karbon. Selain mendapatkan apresiasi dari Dorna, Menteri BUMN Erick Thohir juga mengungkapkan pujiannya terhadap peran PLN dalam menyukseskan MotoGP dan komitmennya terhadap pengembangan energi bersih. Ia mendukung langkah PLN dengan seruan, "Listrik PLN Bagus, ayo bangun listrik hijau!" Penerapan sistem *grid* di event MotoGP Mandalika tidak hanya menjamin pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan, tetapi juga menunjukkan peran aktif Indonesia dalam mendukung transisi energi global menuju *net zero emission (NZE)*. MotoGP Mandalika 2024 mencerminkan peluang bahwa energi bersih dapat diterapkan dalam acara internasional tanpa mengorbankan keandalan dan kenyamanan. Dengan keberhasilan ini, PLN semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam penggunaan energi bersih di berbagai sektor, serta mendukung penyelenggaraan acara besar dengan menyediakan pasokan listrik yang andal dan ramah lingkungan. ANTARA