**Borneonews - Pontianak**, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat (Disporapar Kalbar) menegaskan komitmennya untuk terus memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tujuannya adalah menjadikan Kalimantan Barat sebagai destinasi unggulan yang kaya akan kultur, keindahan alam, serta kuliner khas yang menarik.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kalbar, Windy Prihastari, menyatakan bahwa upaya untuk mengembangkan kedua sektor ini diharapkan berimplikasi positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. Windy, yang juga merupakan Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalbar, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Membangun sektor ini tidak dapat dilakukan secara individual. Kolaborasi dan sinergi antar pihak menjadi kunci utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, ujarnya. Dalam upaya ini, Disporapar Kalbar telah menjalin kerjasama strategis dengan beragam instansi, termasuk PT Angkasa Pura.
Kerjasama tersebut diwujudkan dengan mengoptimalkan fasilitas promosi pariwisata di Bandara Supadio. Ini mencakup keberadaan Tourist Information Center (*TIC*) dan Electronic Tourist Information Center. Menurut Windy, bandara merupakan pintu gerbang yang sangat penting, yang berfungsi sebagai etalase utama bagi pariwisata dan ekonomi kreatif Kalimantan Barat.
Kami telah menghadirkan TIC dan pusat informasi elektronik di Angkasa Pura untuk meningkatkan akses informasi bagi wisatawan. Bandara Supadio bukan sekadar gerbang masuk ke Kalbar, tetapi juga merupakan wajah pertama pariwisata dan ekonomi kreatif kami, tambahnya.
Upaya promosi yang dilakukan oleh Disporapar Kalbar telah menunjukkan hasil yang signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Kalimantan Barat mengalami peningkatan sebesar 35,4 persen pada tahun 2023, menempatkan provinsi ini di peringkat keenam secara nasional.
Windy juga memaparkan bahwa BPS mencatat adanya lonjakan kunjungan wisatawan domestik pada Juli 2024. Angka kunjungan tercatat meningkat hingga 77,5 persen, yang setara dengan 4,7 juta kunjungan. Target untuk tahun 2024 adalah mencapai 6 juta wisatawan, mengikuti sasaran Kemenparekraf.
Kami sangat optimis target tersebut akan tercapai. Data yang menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan bahwa Kalimantan Barat semakin diminati sebagai tujuan wisata, ungkapnya. Untuk mencapai target tersebut, Disporapar Kalbar telah merumuskan berbagai strategi komprehensif, salah satunya adalah merancang kalender wisata yang mencakup beragam acara menarik sepanjang tahun. Acara-acara ini termasuk agenda olahraga, kegiatan MICE (*Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition*), serta festival budaya.
Lebih lanjut, Disporapar Kalbar juga aktif mempromosikan keunikan wisata dan kuliner daerah melalui berbagai platform, termasuk media sosial dan media elektronik, serta melibatkan para influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Windy menambahkan bahwa berbagai acara skala nasional yang diadakan di Kalimantan Barat turut berkontribusi besar pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Agenda-agenda tersebut tidak hanya berfungsi untuk mempromosikan potensi lokal, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Kami telah sukses melaksanakan berbagai agenda nasional yang signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Barat. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi kami efektif, tuturnya.
Dengan strategi yang terencana, sinergi antar pihak yang kuat, serta optimisme yang tinggi, Disporapar Kalimantan Barat siap untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan. Kalimantan Barat, yang terkenal akan kekayaan budaya, keindahan alamnya, serta keragaman kulinernya, memiliki potensi yang besar untuk menjadi destinasi unggulan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Windy menekankan bahwa Disporapar Kalbar berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, guna memastikan bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari aspek ekonomi maupun kesejahteraan. Kami bertekad menjadikan Kalimantan Barat bukan hanya sekadar tempat yang indah dan kaya budaya, melainkan juga sebagai kontributor nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya.
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang tinggi, Kalimantan Barat diharapkan dapat menyambut lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
ANTARA
Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kalbar, Komitmen Berkelanjutan
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Komentar (0)
Memuat komentar…







