PEKANBARU –
**Borneonews - Dumai**, Kepolisian Resor Kota Dumai, di Provinsi Riau, baru-baru ini mendistribusikan sebanyak 200 buku saku mengenai *netralitas Polri* kepada para anggotanya. Tujuan dari pembagian buku saku ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh personel Polisi memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menghadapi pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak pada tahun 2024. Kepala Polres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton, menyampaikan bahwa buku saku tersebut memiliki peranan yang sangat penting. Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh petugas, baik yang bertugas langsung di lapangan maupun mereka yang terlibat dalam pengamanan di tingkat kecamatan. Menurutnya, pemahaman yang seksama mengenai isi buku saku ini akan mendukung pelaksanaan tugas pengamanan pilkada dengan efektif sekaligus menjaga netralitas Polri. Dhovan menjelaskan bahwa netralitas merupakan elemen kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, terutama pada saat-saat kritis seperti pemilihan kepala daerah. Buku saku yang didistribusikan ini memuat berbagai aturan yang berkaitan dengan netralitas Polri dalam menjalankan tugasnya. Selain pembagian di tingkat Polres, buku saku ini juga disebarkan ke Polsek yang berada di bawah naungan Polres Dumai, melalui para kepala unit profesi dan pengamanan yang dipimpin oleh masing-masing Kepala Polsek. Kapolres Dumai juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan internal untuk menghindari potensi pelanggaran terhadap prinsip netralitas di dalam tubuh Polri. Buku saku ini juga mencakup ketentuan mengenai sanksi yang dapat dikenakan kepada anggota yang melanggar aturan netralitas selama berlangsungnya pilkada. Dalam kesempatan tersebut, Dhovan menegaskan bahwa Polres Dumai siap mengawal setiap tahapan Pilkada 2024, mulai dari masa kampanye hingga proses penghitungan suara. Langkah ini mencakup pengawasan terhadap pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh pihak luar serta potensi pelanggaran dari dalam institusi. Dengan penerapan langkah-langkah pencegahan serta pengawasan yang ketat, diharapkan Pilkada serentak 2024 di Kota Dumai dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan yang dapat mengancam prinsip-prinsip demokrasi. ANTARA