PADANG –
**Borneonews - Lubuk Basung** Pemerintah Kabupaten Agam di Sumatera Barat menetapkan tujuh prioritas pembangunan untuk tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas capaian program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Agam, Edi Busti, menegaskan bahwa tujuh prioritas ini selaras dengan tema rencana kerja pemerintah. Tema tersebut mencakup akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta peningkatan produktivitas di sektor-sektor strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, fokus pembangunan berkelanjutan dilakukan melalui penguatan sektor ekonomi yang berbasis serta peningkatan daya saing dan kualitas sumber daya manusia. Prioritas bawah ini mencakup sejumlah aspek penting. Pertama, penguatan birokrasi melalui penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (*SAKIP*), serta peningkatan kapasitas dalam tata kelola di tingkat nagari. Selanjutnya, perhatian juga diberikan kepada peningkatan produktivitas sektor pertanian yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan daya saing dan pemasaran produk usaha mikro. Upaya peningkatan di sektor kepariwisataan juga menjadi fokus, yang mencakup aspek amenitas, atraksi, dan aksesibilitas. Selanjutnya, terdapat komitmen peningkatan kualitas lingkungan hidup serta infrastruktur yang berbasis pada mitigasi bencana. Pentingnya partisipasi masyarakat juga direspons dengan penguatan gerakan nagari madani, yang melibatkan dukungan dari masyarakat setempat dan para perantau. Terakhir, prioritas pembangunan juga akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan sosial dan anak-anak, di samping pengembangan nilai saing pemuda. Melalui penetapan tujuh prioritas ini, Pemkab Agam berharap dapat mencapai target indikator makro pada tahun 2025. Target-target tersebut mencakup laju pertumbuhan ekonomi sebesar 4,89 persen, persentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan sebesar 6,15 persen, angka pengangguran 4,88 persen, serta indeks gini rasio yang ditetapkan pada angka 0,253. Indeks pembangunan manusia juga diharapkan mencapai 75,75 persen. Edi Busti juga menambahkan bahwa Pemkab Agam akan memberikan perhatian penuh guna meningkatkan capaian program yang telah diatur dalam RKPD 2025. RKPD ini diharapkan menjadi jembatan dalam menyelaraskan dan menyinergikan antara rencana kerja pemerintah daerah dengan rencana kerja pemerintah provinsi Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian integral dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan provinsi yang lebih luas. ANTARA