BENGKULU –
**Borneonews - Bengkulu**, Pelaksana Tugas Gubernur Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah, menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 yang dilaksanakan di Desa, Kabupaten Seluma, memberikan dampak signifikan bagi para petani di daerah tersebut. Menurutnya, program ini memiliki manfaat yang luas, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan distribusi hasil pertanian melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan. Rosjonsyah menjelaskan bahwa memfasilitasi jalur transportasi bagi hasil pertanian sangat penting untuk mendukung perekonomian lokal. "Program TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Pembangunan jalan sentra produksi akan mempermudah akses distribusi hasil pertanian," tuturnya dengan penuh keyakinan ketika berkunjung ke lokasi tersebut. Ia juga menggarisbawahi bahwa inisiatif ini tidak hanya berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga dapat menjadi penggerak di wilayah pedesaan di Kabupaten Seluma. "TMMD menunjukkan komitmen untuk melakukan pembangunan di desa-desa terpencil, sehingga mampu mendorong perkembangan ekonomi lokal," kata Rosjonsyah. Selanjutnya, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa sepenuhnya bergantung pada program TMMD saja. Diperlukan upaya kolektif dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan sukses. "Melalui TMMD, kita dapat meningkatkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kolaborasi untuk membangun infrastruktur yang menjadi kebutuhan warga. Saya berharap seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam menciptakan desa yang lebih maju," tuturnya. Komandan Satgas TMMD ke-122, Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk mendukung pembangunan di daerah yang sulit dijangkau. Dedy memaparkan berbagai kegiatan fisik yang akan dilaksanakan, termasuk pembukaan jalan sepanjang 1.535 meter, pemasangan delapan gorong-gorong, renovasi dua rumah tidak layak huni, dan pembangunan tiga sumur bor. "Kami juga memberikan bantuan bibit ikan lele dan bibit tanaman pohon untuk mendorong ketahanan pangan," ujarnya. Selain proyek pembangunan fisik, program ini juga mencakup inisiatif non-fisik seperti penyuluhan di bidang kesehatan, pertanian, dan pendidikan. Dedy berharap bahwa penyuluhan ini akan memperkaya pengetahuan masyarakat, yang pada gilirannya dapat membawa dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Seluma di masa mendatang. "Kami berharap penyuluhan yang kami berikan dapat memberikan pengetahuan baru bagi warga dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Seluma ke depan," pungkasnya. ANTARA