**Borneonews - Jakarta**, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menunjukkan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam memastikan kecukupan gizi bagi anak-anak, yang merupakan kelompok paling rentan dalam masyarakat. Dukungan ini menjadi bagian penting dari kampanye yang digagas dalam rangka dan Hari Anak KAJ, yang bertujuan untuk menjaga, melindungi, serta mencintai anak-anak.
Sekretaris Jenderal KAJ, Pastor Adi Prasojo, menyampaikan bahwa Hari Anak KAJ mendapatkan pengesahan dari Divisi Kebudayaan dan Pendidikan Vatikan serta direstui langsung oleh Paus Fransiskus dalam kunjungannya ke Graha Pemuda beberapa waktu lalu. Dengan semangat lokal, KAJ ingin menyebarluaskan pesan universal mengenai perhatian gereja terhadap masa depan anak-anak.
Untuk acara Hari Anak KAJ 2024, yang akan berlangsung pada 5 Oktober di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, KAJ menggandeng dukungan dari 5P Kids, sebuah inisiatif global dari 5P Global Movement. Tema yang diusung adalah "Anak Indonesia Sehat, Bersahabat, dan Jadi Berkat," mencerminkan harapan bagi generasi masa depan yang sehat dan harmonis. Sekitar 1.000 anak dari 68 paroki, sekolah-sekolah, anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak dari panti asuhan akan ikut serta dalam perayaan ini, didampingi sebanyak 500 pendamping.
Pastor Adi Prasojo menekankan bahwa gereja sebagai bagian dari masyarakat sipil memiliki tanggung jawab untuk mendukung pemerintah dalam menghadirkan kecukupan gizi bagi anak-anak. Masih banyak ditemukan anak-anak di Indonesia yang menghadapi masalah gizi buruk, berpotensi malnutrisi, serta tidak mendapatkan imunisasi yang memadai.
Selain isu gizi, tantangan lain yang dihadapi anak-anak adalah menciptakan lingkungan yang ramah dan aman, bebas dari perundungan, kekerasan, serta eksploitasi. Gereja menegaskan pentingnya aspek persahabatan dan persaudaraan dalam pertumbuhan anak. KAJ berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian, keprihatinan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta sesama.
Dalam konteks ini, Paus Fransiskus dalam *Laudate Deum* menggarisbawahi bahwa kepedulian kepada sesama manusia serta lingkungan memiliki keterkaitan yang sangat erat. Menanggapi perubahan iklim yang menjadi tantangan utama global, gereja menyoroti dampak serius yang dialami oleh kelompok paling rentan, terutama anak-anak.
Dikatakan bahwa tindakan kecil sekalipun dapat memberikan dampak besar dalam upaya menurunkan suhu global demi menghindari penderitaan yang lebih luas, khususnya bagi anak-anak. Setiap kontribusi, sekecil apapun, sangat berarti.
Sementara itu, Arsjad Rasjid, Co-Founder 5P Global Movement, menyampaikan harapan agar masyarakat Indonesia terus bersyukur atas suasana kerukunan dan perdamaian yang saat ini dinikmati. Dalam situasi di mana banyak negara lain masih berjuang dengan konflik, penting untuk meneruskan warisan baik ini kepada generasi mendatang.
Inisiatif membangun persaudaraan, toleransi, dan cinta terhadap lingkungan merupakan hal krusial yang harus terus diupayakan. Arsjad menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menciptakan perdamaian, kesejahteraan, dan keberlanjutan bagi masyarakat dan bumi yang kita huni. Hizb yang kuat dalam mendukung acara Hari Anak KAJ 2024 sangat ditekankan sebagai langkah konkret untuk mencapai tujuan ini.
ANTARA
Keuskupan Agung Jakarta Dukung Kecukupan Gizi Anak-anak
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







