BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Biro SDM Polda Kalsel) telah mengirimkan 15 personel tamtama untuk mengikuti pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun Anggaran 2024-2025. Sebanyak 15 anggota tersebut dipilih melalui proses seleksi yang ketat di tingkat daerah, sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh Markas Besar Polri. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro SDM Polda Kalsel, Kombes Pol Muhammad Arif Sugiarto, saat memberikan keterangan kepada media di Banjarmasin. Sebelum pengumuman kelulusan, total 47 peserta mengikuti tahapan seleksi, yang terdiri dari personel tamtama Brimob serta enam personel tamtama dari Polair. Saat proses penetapan kelulusan, Kabag Binkar Biro SDM Polda Kalsel, AKBP Leo Martin Pasaribu, memimpin sidang dan menetapkan delapan orang untuk kuota reguler Brimob. Selanjutnya, satu orang terpilih dari kuota Polair dan enam orang dari kuota Mabes Polri, sehingga total keseluruhan mencapai 15 orang. Arif, yang mewakili Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, memberikan selamat kepada para personel yang berhasil lulus seleksi. Ia juga mendorong anggota yang belum terpilih agar tetap optimis dan tidak berkecil hati, karena mereka masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi di tahun-tahun mendatang. Proses seleksi untuk pendidikan alih golongan dari tamtama menjadi bintara merupakan bagian integral dari manajemen sumber daya manusia di Polri. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi anggota tamtama Polri untuk bertransformasi menjadi bintara. Para tamtama yang berhasil lulus nantinya akan menjalani berbagai pendidikan dan pelatihan di Pusdik Brimob serta Pusdik Polair Lemdiklat Polri. Melalui proses ini, diharapkan mereka dapat berkembang dan meningkatkan kompetensi untuk menjalankan tugas kepolisian dengan lebih baik. ANTARA