JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Cucun Ahmad Syamsurizal, menginformasikan bahwa nomenklatur kementerian yang akan menjadi bagian dari kabinet Presiden Terpilih Prabowo Subianto diharapkan dapat diketahui paling lambat pada 14 Oktober 2024. Penentuan ini menjadi penting karena DPR RI memerlukan kepastian mengenai jumlah dan nomenklatur kementerian untuk menyesuaikan Alat Kelengkapan DPR (AKD) serta struktur komisi yang akan beroperasi selama lima tahun ke depan. Cucun menekankan bahwa saat ini belum ada kepastian terkait nomenklatur tersebut. Namun, terdapat harapan untuk mendapatkan informasi ini sekitar tanggal 10 hingga 14 Oktober agar bisa segera disinkronkan dengan AKD di DPR. “Kita belum tahu pasti, tetapi saya mendengar bahwa tanggal 10 paling lambat tanggal 14 sudah dapat dirampungkan,” ungkapnya di Kompleks Parlemen. Lebih lanjut, Cucun mengacu pada pernyataan Ketua DPR, Puan Maharani, yang menyatakan bahwa penetapan AKD akan dilakukan dengan seksama untuk menghindari perubahan yang mendadak atau istilah *bongkar pasang*. Ia menyarankan agar menunggu hasil yang akan dikeluarkan mengenai nomenklatur kementerian sebelum melakukan perubahan penting. Cucun juga memprediksi bahwa saat nomenklatur kementerian diumumkan, nama-nama menteri yang akan menduduki posisi tersebut belum akan disampaikan. Kemungkinan besar, pengumuman mengenai siapa saja yang akan menjadi menteri akan dilakukan setelah pelantikan Presiden. “Nomenklaturnya pasti sudah dikoordinasikan, tetapi sampai saat ini belum kami terima,” lanjutnya. Sebelumnya, Anggota DPR RI, Said Abdullah, juga mengonfirmasi bahwa akan terdapat 13 komisi di DPR untuk periode 2024-2029. Hal tersebut telah disetujui oleh berbagai fraksi partai politik yang ada di DPR. “Insyaallah, teman-teman fraksi sudah *firm*,” ucap Said di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA