JAKARTA –
**Borneonews - Brebes**, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah meluncurkan program pembiayaan produktif berupa Baznas Microfinance Desa (BMD) di Brebes, Jawa Tengah. Program ini ditujukan untuk membantu para penerima zakat (mustahik) yang bergerak di sektor usaha mikro dalam mengembangkan usaha mereka. Pimpinan Baznas Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, menjelaskan bahwa program BMD ini merupakan bentuk dukungan pembiayaan yang bersifat nirlaba. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penghasilan mustahik melalui pengembangan usaha. "Baznas Microfinance Desa di Brebes ini merupakan wujud dari layanan keuangan mikro yang berbasis syariah yang kami kembangkan guna mengurangi tingkat kemiskinan dan memperkuat ekonomi masyarakat desa. Kami memberikan akses pembiayaan produktif bagi usaha kecil dan menengah, sektor pertanian, peternakan, dan perikanan," ungkap Achmad saat memberikan keterangan di Jakarta. Melalui suntikan modal yang disediakan oleh program ini, diharapkan masyarakat yang menjadi penerima manfaat dapat meningkatkan produktivitas serta pendapatan mereka. "Dana zakat yang disalurkan masyarakat melalui Baznas sangat memberikan dampak positif bagi mereka yang ingin memperbaiki kondisi ekonomi, termasuk dalam program BMD ini," tambahnya. Achmad juga memberikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan setempat yang telah mendukung keberlangsungan program BMD di Brebes, salah satunya dengan penyediaan kantor BMD yang berlokasi di kompleks Islamic Centre Pemkab Brebes. Ke depan, terang Achmad, Baznas tidak hanya akan memberikan dana, tetapi juga akan menyediakan pelatihan dan modal usaha bagi penerima manfaat. Hal ini dimaksudkan agar mereka dapat lebih mandiri dalam mengelola perekonomian mereka sendiri. Sementara itu, Penjabat Bupati Brebes, Djoko Gunawan, menilai bahwa program BMD sangat relevan dengan kondisi masyarakat di Brebes, yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Kami sangat mendukung program ini karena dapat membantu usaha yang baru dimulai. Selain itu, program ini tidak memberlakukan bunga, sehingga sangat bermanfaat dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Brebes," pungkas Djoko. ANTARA