BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) baru-baru ini telah menyerahkan aset berupa jembatan layang, yang dikenal sebagai Skybridge Bojonggede, kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, yang terletak di Jawa Barat. Penyerahan ini berlangsung di Cibinong pada hari Jumat, yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala BPTJ, Suharto. Suharto dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa Skybridge Bojonggede dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai Rp18,6 miliar. Jembatan ini telah beroperasi sejak diresmikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia pada tanggal 9 Oktober 2023. Selain itu, ia berharap bahwa dengan serah terima aset ini, Terminal Bojonggede dapat berkembang menjadi terminal tipe C yang lebih baik. Suharto juga menekankan pentingnya jembatan ini dalam memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor. Di sisi lain, Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri, menegaskan bahwa dengan penyerahan tersebut, tanggung jawab pemeliharaan dan pengembangan Skybridge Bojonggede kini berada di tangan Pemerintah Kabupaten Bogor. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas hibah yang diberikan dan menyatakan kebahagiaannya bersama masyarakat setempat. Menurutnya, jembatan ini akan berfungsi secara signifikan dalam mengurangi kemacetan serta memperlancar aksesibilitas antara Terminal Bojonggede dan Stasiun Bojonggede. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah, juga menyoroti pentingnya Skybridge Bojonggede dalam upaya meningkatkan layanan publik di Kabupaten Bogor. Ia menjelaskan bahwa meskipun jembatan tersebut sudah mulai dioperasikan, masih ada potensi untuk pengembangan lebih lanjut. Ia berharap bahwa BPTJ dapat melanjutkan proyek ini, terutama untuk mempermudah akses masyarakat yang ingin menuju Jakarta, karena saat ini, mereka harus mengambil jalur putar yang cukup jauh. Dengan demikian, kehadiran Skybridge Bojonggede diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi masyarakat setempat dalam menjawab tantangan transportasi yang ada. ANTARA